Show simple item record

dc.creatorWaris, Lukman
dc.date2006
dc.date.accessioned2018-06-28T12:47:26Z
dc.date.available2018-06-28T12:47:26Z
dc.identifierWaris, Lukman (2006) Survei Cepat Bencana di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Project Report. Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Tanah Bumbu.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/20481
dc.descriptionSURVEY CEPAT BENCANA DI TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN 1.Geografi dan Demografi a.Keadaan alam Keadaan alam di Kabupaten Tanah Bumbu sebagian besar terdiri atas daerah pantai (bekas hutan mangrove), persawahan dan hutan forest. Pemukiman penduduk sebagian besar terkonsentrasi di ibukota kecamatan. b.Ketinggian diatas permukaan laut Daerah bencana berada antara 10-15 dpl, ketinggian air mencapai 1 m terutama di daerah bantara sungai. c.Jumlah penduduk Jumlah total penduduk Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 240. 725 jiwa. Penduduk terancam terkena musibah pada 5 kecamatan sebanyak 203.133 jiwa meliputi Batulcin (83.538 jiwa), Kusan Hilir (40.322 jiwa), Kusan Hulu (19.972 jiwa), Sungai Loban (16.817 jiwa) dan Satui (42.484 jiwa). Kelompok rawan: Ibu hamil (1.926 jiwa), anak/ balita/ bayi: (+500 jiwa ). Orang Lanjut Usia (+1.445 jiwa), banyak berdiam di pengungsian dengan kondisi sakit kulit, diare, ISPA, luka/infeksi, gastritis, dan hipertensi. Orang sakit/cacat di pengungsian: 3.072 orang. d.Mata pencaharian Sebagian besar petani dan nelayan, selebihnya pengusaha, bidang jasa dan sektor formal. e.Kronologis bencana banjir Banjir mulai terjadi di Kab. Tanah Bumbu pada tanggal 25 Juni 2006 di kec. Satui, kemudian berturut-turut ke kec.Sungai Loban, kec. Kusan Hulu, kec. Kusan Hilir dan diperkirakan air bertahan sampai awal Juli 2006. Banjir mengakibatkan gagal panen di beberapa kecamatan (Kusan Hulu dan Kusan Hilir) karena persawahan terendam. Jalan provinsi dari-ke Banjarmasin lumpuh total karena 2 buah jembatan yang ambruk, jalan longsor karena erosi, dan jalan yang terendam air sampai kedalaman mencapai 1 meter lebih. Aktifitas sosial ekonomi masyarakat yang terhambat karena pasar terendam, air PDAM tidak mengalir (sudah 2 minggu) sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan air, pemadaman listrik , terputusnya jaringan telekomunikasi, sehingga terjadinya kenaikan harga barang kebutuhan pokok dan biaya transportasi. Lokasi bencana yang terendam 1.Kec. Kusan Hilir : 15 desa 2.Kec. Kusan Hulu : 11 desa 3.Kec. Batulicin : 2 desa 4.Kec. Satui : 8 desa 5.Kec. Sei Loban : 2 desa f.Lain-lain Transportasi masyarakat mengatasi jembatan ambruk dengan memakai perahu. catatan: ...selengkapnya tersedia pada file fulltext
dc.publisherLoka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Tanah Bumbu
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/1904/
dc.subjectWA 250-295 Accident and Injury Prevention. Disasters
dc.titleSurvei Cepat Bencana di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record