Show simple item record

dc.creatorIndrawati, Lely
dc.date2009
dc.date.accessioned2018-06-28T12:47:41Z
dc.date.available2018-06-28T12:47:41Z
dc.identifierIndrawati, Lely (2009) Analisis Pola Makan Kejadian Penyakit tidak Menular pada Penduduk Miskin di Indonesia. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/20562
dc.descriptionPenyakit tidak menular atau penyakit degeneratif sejak beberapa dasawarsa silam telah menjadi seGmentasi permasalahan tersendiri bagi tiap negara di selurh dunia. Bersama dengan semakin peliknya permasalahan yang diakibatkan oleh berbagai macam penyakit menular, kasus penyakit non infeksi menimbulkan adanya double burden (beban ganda) bagi dunia kesehatan. Salah satu faktor risiko penyakit tidak menular yang bisa dikontrol guna pencegahan adalah pola makan yang seimbang. Oleh karena itu, perlu diketahui pola makan penduduk miskin di Indonesia. Untuk mengetahui pengaruh kebiasaan makan penduduk miskin terhadap kejadian penyakit tidak menular di Indonesia. Jenis analisis adalah analisis lanjut data Riskesdas 2007 non intervensi. Disain penelitiannya adalah deskriptif dan analitik. Hasil analisis lanjut mengenai pola makan kejadian PTM yaitu mendapatkan prevalensi pada penduduk miskin (kuintil 1 dan 2) tumor/ca 0,6%, strok berdasarkan diagnosa/gejala 0,8%, sendi/rematik berdasar diagnosa/gejala 33,4%, hipertensi berdasar diagnosa/minum obat/ukur 31,5%, jantung iskemik berdasar gejala 5,2% dan DM berdasar diagnosa/gejala 1,3%. Sementara asupan buah dan sayur pada penduduk miskin sebagian besar masih kurang dari 3 porsi (77 ≥ 9%) dan hanya sebanyak 22 ≥ 1 % penduduk yang telah mengkonsumsi buah & sayur sebanyak lebih dari 3 porsi se hari. Hasil analisis terlihat bahwa kebiasaan makan makanan yang beresiko dengan ftekuensi sering terbanyak dikonsumsi penduduk miskin adalah jenis bumbu penyedap (MSG) yaitu sebesar 42% ≥ makanan/minuman manis sebesar 29 1 % dan minuman berkafein sebesar 19%. 1. Ditemukan hubungan yang bermakna antara asupan buah & sayur > 3 porsi terhadap kejadian penyakit sendi/rematik dan tumor kanker. 2. Tidak ditemukan hubungan yang bennakna antara asupan buah & sayur terhadap kejadian penyakit strok, diabetes mellitus, jantung iskemik dan hipertensi. 3. Variabel jenis kelamin, umur dan pendidikan memiliki hubungan yang bermakna dengan semua kejadian PTM (tumorlkanker, strok, hipertensi, diabetes mellitus, sendi/rematik, dan jantung iskemik).
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Bio Medis dan Farmasi
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2006/
dc.subjectWA 1-106 Reference Works. General Works
dc.titleAnalisis Pola Makan Kejadian Penyakit tidak Menular pada Penduduk Miskin di Indonesia
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record