Show simple item record

dc.creatorKasnodihardjo,
dc.creatorRachmalina,
dc.creatorManalu, Helper Sahat
dc.creatorSuhardjo,
dc.date2006
dc.date.accessioned2018-06-28T12:48:01Z
dc.date.available2018-06-28T12:48:01Z
dc.identifierKasnodihardjo, and Rachmalina, and Manalu, Helper Sahat and Suhardjo, (2006) LAPORAN AKHIR PENELITIAN STUDI PERILAKU PENDUDUK KAITANNYA DENGAN PENGENDALIAN PENYAKIT INFEKSI BERBASIS LINGKUNGAN DI KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/20664
dc.descriptionBerbagai penyakit antara lain diare, ISPA, TB paru, malaria, DBD bahkan toksoplasmosis semenatara ini masih menimbulkan permasalahan kesehatan masyarakat. Diare dan ISPA merupakan penyebab utama kematian terutama pada bayi dan anak. Jawa Barat merupakan salah satu propinsi dengan angka kematian bayi dan paling tinggi di Indonesia. Penyakit-penyakit tersebut disamping karena kualitas lingkungan yang rendah juga perilaku hidup masyarakat yang kurang sehat. Untuk itu perlu dilakukan penelitian yang lebih menekankan pada analisis perilaku dan berbagai faktor yang diduga melatarbelakangi perilaku. Penelitian difokuskan di Kabupaten Sukabumi, salah satu wlayah di Propinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan survei (kuantitatif) dan etnografis (kualitatif). Pendekatan survei lokasi penelitian meliputi 47 wilayah kecamatan dan data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuaesioner terstruktur dengan responden rumah tangga (kepala keluarga) dengan jumlah sample 3008. Sedangkan data kualitatif dikumpulkan di dua wilayah kecamatan yaitu Pelabuhan ratu don Cikidang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah terhadap sejumlah informan (187 orang). Sebagai informan dipilih orang-orang yang dianggap potensial dan kompeten untuk memberikan informasi secara benar tentang keadaan masyarakat dan kebudayaan yang berkaitan dengan masalah kesehatan. lnforman meliputi sejurnlah tokoh masyarakat baik formal maupun informal, tenaga kesehatan di tingkot Dinas Kesehatan Kabupaten maupun Puskesmas, bidan desa, dukun bayi dan masyarakat biasa yaitu ibu hamil. Ibu menyusui seta suami ibu hamil dan menyusui. Hasil penelitian menunjukkan, perilaku masyarakat terhadap upaya pencegahan berbagai penyakit berbasis lingkungan yang meliputi diare, ISPA, TB paw. malaria, DBD, toksoplosmosis cukup positif. Walaupun demikian pengetahuan/pemahaman masyarakat terhadap berbagai penyakit tersebut relatif masih kurang. Bisa jadi hal ini yang menyebabkan masih ada sebagian masyarakat yang mempunyai persepsi yong salah terhadap penyakit terutama mengenai penyebab. penular, cara penularannya dan penyebuhan peayakit. Untuk meningkatkan pengetahuan/pemahaman serta kesadaran masyarakat agar lebih berperilaku sehat yang didasari pada pengetahuan dan pemahaman benar sesuai kesadaran, pendidikon kesehatan perlu dilakukan dan lebih ditingkatkan melalui siswa sekolah. Sekolah merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan pengetahuan/pemahaman serta kesadaran melalui pembelajaran siswa sekolah dengan cara meningkatkan kuaalitas lingkungan yang dimulai dilingkungon sekoloh masing-masing.
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi dan Status Kesehatan
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2160/
dc.subjectWD 600-670 Disorders and Injuries of Environmental Origin
dc.titleLAPORAN AKHIR PENELITIAN STUDI PERILAKU PENDUDUK KAITANNYA DENGAN PENGENDALIAN PENYAKIT INFEKSI BERBASIS LINGKUNGAN DI KABUPATEN SUKABUMI JAWA BARAT
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record