Show simple item record

dc.creatorYulianti, Anni
dc.creatorIndriasih, Endang
dc.creatorHendarwan, Harimat
dc.date2009
dc.date.accessioned2018-06-28T12:49:43Z
dc.date.available2018-06-28T12:49:43Z
dc.identifierYulianti, Anni and Indriasih, Endang and Hendarwan, Harimat (2009) ALTERNATIF METODE PERHITUNGAN PERSENTASE IURAN ASURANSI KESEHATAN SOSIAL DALAM SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL. Project Report. Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21206
dc.descriptionPemerintah lndonesia mengeluarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. (SJSN) yang meliputi 5 program yaitu Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pensiun. Jaminan Kesehatan akan menjadi program prioritas pertama yang akan dilaksanakan berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas. Selanjutnya, UU tersebut mengamanahkan penyusunan Peraturan Presiden yang mengatur mengenai Kepesertaan, luran (Kontribusi) dan Manfaat Program. Terkait dengan penetapan besaran iuran, maka perlu dilakukan kajian ilmiah sebagai dasar pertimbangan, walaupun penetapannya juga merupakan keputusan yang bersifat politis. Penelitian ini mengkaji 3 model perhitungan asuransi kesehatan sosial yaitu: Indonesian models (PT. Askes); WHO (general model for wage related premium) dan ILO (Social Budget Model - Modul Anggaran Kesehatan). Diharapkan dapat direkomendasikan model perhitungan iuran peserta dalam hal ketersediaan data, Complexity, Sustainable development, dan mampu menjamin ekuitas dalam penyelenggaraan PJK-SJSN. Penelitian dilaksanakan di Jakarta selama 5 bulan di tahun 2009, dengan pendekatan analisis kuantitatif (analisis statistik data sekunder dari institusi yang menjadi narasumber) dan analisis kualitatif (wawancara mendalam) dengan 13 institusi. Hasil penelusuran dokumen ilmiah mengenai formulasi iuran program Askesos di lndonesia (Askes dan Jamsostek) yang berlaku saat ini tidak dapat diperoleh. Namun, kedua institusi tersebut telah melakukan perhitungan untuk iuran JKN. Hasil diskusi dengan DJSN diperoleh kesimpulan bahwa untuk perhitungan iuran JKN sangat penting dilakukan perhitungan aktuaria yang mampu menggambarkan karakteristik sistem kesehatan nasional. Direkomendasikan model Pay As You Go (PAYG) dengan perbaikan beberapa asumsi dasar untuk biaya paket manfaat, cadangan teknis, kelengkapan historical claims dan skenario cadangan teknis 80% - 85% dan biaya operasional diasumsikan sebesar 10%.
dc.publisherPuslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2732/
dc.subjectW 100-275 Medical, Dental, and Pharmaceutical Service Plans
dc.titleALTERNATIF METODE PERHITUNGAN PERSENTASE IURAN ASURANSI KESEHATAN SOSIAL DALAM SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record