Show simple item record

dc.creatorHandayani, Adianti
dc.creatorRoosihermiatie, Betty
dc.creatorMaryani, Herti
dc.date2008
dc.date.accessioned2018-06-28T12:49:46Z
dc.date.available2018-06-28T12:49:46Z
dc.identifierHandayani, Adianti and Roosihermiatie, Betty and Maryani, Herti (2008) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA KEMATIAN PADA PENYAKIT DEGENERATIF DI INDONESIA. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21222
dc.descriptionDi Indonesia transisi epidemiologi menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit, dimana terjadi peningkatan penyakit kronis degeneratif. Sehingga bidang kesehatan di Indonesia menanggung beban ganda penyakit, yaitu penyakit infeksi masih merajalela dan ditambah lagi dengan penyakit-penyakit kronik degeneratif. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang berhubungan dengan pola kematian pada penyakit degeneratif di Indonesia, khususnya mengkaji hubungan karateristik, akses yankes, lingkungan, dan kematian penyakit degeneratif pada individu usia > 15 tahun. Dengan memanfaatkan data Riskesdas tahun 2007 dilakukan analisis regresi logistik multipel (berganda) antara kematian penyakit degeneratif ENMD (Endoerin, nutritional, and metabolic disease) dan DCS (Disease of Circulatory Systern).dengan variabel karakteristik dan akses yankes. Data yang digunakan adalah data seluruh propinsi di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat tiga variabel protektif yaitu variabel pengeluaran RT per kapita pada kuintil 4 dan 5 (kaya) mempunyai faktor resiko sebesar 0.6 kali (OR 0.628) untuk terjadinya kematian penyakit degeneratife ENMD pada individu usia >15 th daripada kelompok kuintil 1,2, dan 3 (miskin dan menengah). Variabel umur saat meninggal pada kelompok umur >55th mempunyai faktor resiko 0.57 kali (OR 0.578) untuk terjadinya kematian penyakit degeneratife DCS >15th daripada kelompok umur 45-54th. Variabel pengeluaran RT per kapita pada kuintil 4 dan 5 (kaya) mempunyai faktor resiko 0.74 kali (OR 0.744) untuk terjadinya kematian penyakit degeneratif DCS >15th daripada kelompok kuintil 1,2,dan 3 (miskin dan menengah). Diharapkan analisis ini dapat dimanfaatkan untuk menentukan kebijakan terhadap penurunan angka kematian yang disebabkan penyakit degeneratif di Indonesia.
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2748/
dc.subjectWA 900-950 Statistics. Surveys
dc.titleFAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN POLA KEMATIAN PADA PENYAKIT DEGENERATIF DI INDONESIA
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record