Show simple item record

dc.creatorRistrini,
dc.creatorKusumawati, Luluk
dc.creatorTjipto, Bambang Wasito
dc.date2008
dc.date.accessioned2018-06-28T12:49:49Z
dc.date.available2018-06-28T12:49:49Z
dc.identifierRistrini, and Kusumawati, Luluk and Tjipto, Bambang Wasito (2008) ANALISIS HUBUNGAN PEMANFAATAN UKBM TERHADAP PERILAKU HIEGINES ANGGOTA RUMAH TANGGA DI INDONESIA. Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21238
dc.descriptionUpaya pemerintah untuk terus meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat dilakukan melalui pemberdayaan terhadap posyandu, yaitu revitalisasi posyandu dan terhadap polindes/poskesdes yang menjadi salah satu sasaran Departemen Kesehatan yang tertuang dalam Grand Strategy Depkes, dan terhadap Pos Obat Desa/Warung Obat Desa (POD/WOD). Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap upaya-upaya kesehatan, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Pengetahuan dan sikap positif dari masyarakat terhadap berbagai upaya kesehatan baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat dalam memanfaatkan UKBM dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain karakteristik individu, lingkungan dan peran aktif tokoh masyarakat dibidang kesehatan. Lingkup analisis yang dilakukan sebatas data yang ada di Riskesdas 2007 dan tidak melakukan wawancara ulang, untuk mengkaji lebih dalam lagi dari variabel-variabel yang ada di dalam Riskesdas 2007. Selanjutnya dilakukan analisis hubungan terhadap variabel-variabel tersebut untuk mengetahui apakah pemanfaatan UKBM berhubungan terhadap perilaku higienis. Hasil analisis lanjut tentang hubungan antara pemanfaatan UKBM terhadap perilaku higienis anggota rumah tangga di Indonesia, sebanyak 27,3% rumah tangga memanfaatkan pelayanan di posyandulposkesdes. Sebanyak 62,5% rumah tangga menyatakan tidak membutuhkan pelayanan di posyandu/poskesdes, seperti tidak ada anggota rumah tangga (ART) yang sakit, tidak ada yang hamil atau tidak mempunyai bayi/balita. Alasan utama (di luar tidak membutuhkan) tidak memanfaatkan posyandu/poskesdes menurut karakteristik rumah tangga. Berdasarkan tipe daerah, di perkotaan alasan jenis layanan posyandu/poskesdes tidak lengkap lebih mendominasi, sedangkan di pedesaan alasan yang banyak dipakai adalah letak jauh. Ketidakberadaan posyandu/poskesdes disebut sebagai alasan untuk tidak memanfaatkan pelayanan posyandu/poskesdes oleh rumah tangga dengan persentase yang tidak berbeda antara perkotaan dan perdesaan.
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2764/
dc.subjectWA 1-106 Reference Works. General Works
dc.titleANALISIS HUBUNGAN PEMANFAATAN UKBM TERHADAP PERILAKU HIEGINES ANGGOTA RUMAH TANGGA DI INDONESIA
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record