Show simple item record

dc.creatorRistrini,
dc.creatorSulistyawati,
dc.creatorSiswanto,
dc.creatorSuhardono,
dc.date2004
dc.date.accessioned2018-06-28T12:49:59Z
dc.date.available2018-06-28T12:49:59Z
dc.identifierRistrini, and Sulistyawati, and Siswanto, and Suhardono, (2004) INTERVENSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENUMBUHKEMBANGAN UPAYA KESEHATAN YANG BERBASIS MASYARAKAT MISKIN DI PEDESAAN DALAM RANGKA "MAKING PREGNANCY SAFER". Project Report. Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan.
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/21269
dc.descriptionUpaya untuk menurunkan angka kematian ibu telah banyak dilakukan, baik melalui kegiatan posyandu, pendirian pondok bersalin desa (polindes), penempatan 48.000 tenaga bidan di desa pada tahun 1996 dan pada tahun 2000, pemerintah mencanangkan program Making Pregnancy Safer (MPS) atau Gerakan Nasional Kehamilan yang Aman yang merupakan strategi sektor kesehatan secara terfokus. Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat dalam Making Pregnancy Safer (MPS) melalui penumbuhkembangan upaya-upaya kesehatan yang berbasis masyarakat miskin di pedesaan. Penelitian ini mempakan penelitian deskriptif eksploratif dengan melakukan kajian terhadap pemberdayaan masyarakat dalam MPS melalui penumbuhkembangan upaya kesehatan yang berbasis masyarakat rniskin di pedesaan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) tahap di mana pada tahap I (th. 2004) merupakan analisis situasi terhadap pemberdayaan masyarakat yang berkembang sekarang dan pada tahap II (tahun 2006) dilakukan evaluasi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan pada tahap I. Kegiatan ini mempakan kegiatan penelitian aksi (action research) yang mencoba untuk memberdayakan semua potensi desa yang telah dibangun sebelumnya secara komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa cara, yaitu (1) Depth interview, (2) Wawancara terstmktur yang dilakukan terhadap masyarakat (ibu hamil & bersalin), (3) Pencatatan data sekunder, (4) Focus Group Discussion dengan petugas puskesmas, bidan di desa, tokoh masyarakat, pamong desa. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputer yang menggunakan paket program statistik yang telah ditentukan sebelumnya, dan analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi pemberdayaan masyarakat melalui penumbuhkebangan upaya kesehatan yang berbasis masyarakat miskin di pedesaan dalam rangka making pregnancy safer perlu dikembangkan. Pemberdayaan dukun, posyandu, dan polindes, pemberdayaan Pos Obat Desa/Warung Obat Desa dilakukan dengan menyediakan obat untuk ibu hamil termasuk pil besi dan obat untuk ibu bersalin yang dilakukan oleh bidan di desa, dan menurut pendapat tokoh masyarakat dan pamong, hasilnya belum terlalu dirasakan oleh masyarakat. Pertolongan persalinan biasanya dilakukan oleh bidan di desa di mmah ibu hamil Biaya persalinan rata rata adalah Rp. 152.000,- tetapi ada 47.3% yang gratis. Pemeriksaan ibu nifas sebagian besar dilakaukan di polindes (41.8%) dan posyandu (33.4%) dengan biaya pemeriksaan rata-rata Rp. 7.000,- dan ada yang gratis atas beban JPSBK atau PKPS BBM Bidkes.
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan
dc.relationhttp://repository.litbang.kemkes.go.id/2795/
dc.subjectWA 300-395 Health Problems of Special Population Groups
dc.titleINTERVENSI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENUMBUHKEMBANGAN UPAYA KESEHATAN YANG BERBASIS MASYARAKAT MISKIN DI PEDESAAN DALAM RANGKA "MAKING PREGNANCY SAFER"
dc.typeMonograph
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record