Show simple item record

dc.contributor.authorYulidar
dc.contributor.authorNuramadhan
dc.contributor.authorLitbang Biomedis Aceh, Tim Loka
dc.contributor.authorBTDK Badan Litbangkes Jakarta, Tim Pusat
dc.contributor.authorUpaya Kesehatan badan Litbangkes Jakarta, Timk Pusat
dc.date.accessioned2018-09-13T05:41:41Z
dc.date.available2018-09-13T05:41:41Z
dc.date.issued2017-07-28
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/22126
dc.description.abstractFilaris menjadi masalah kesehatan baik di dunia maupun di Indonesia. Meskipun pemberian obat pencegahan massal filaris (POPM) didaerah endemis filariasasi sudah dilakukan, belum semua dikabupaten/kota lulus Transmigrassion Assement survey (TAS) sehngga harus melakukan pengulangan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status anti bodi IgG falariasis pada penduduk yang telah diberikan pengobatan (khusus Aceh Jaya) dan menganalisis program eliminasi filariasis dikabupaten/kota yang telah melaksanakan POPM.en_US
dc.publisherKementerian Kesehatah Republik Indonesiaen_US
dc.subjectFilarisen_US
dc.subjectendemisen_US
dc.subjectPOMPen_US
dc.subjectTASen_US
dc.subjectmikroflaria rateen_US
dc.subjectvektoren_US
dc.titleStudi Evaluasi Eliminasi Filaris di Indonesia tahun 2017en_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record