Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorKusuma, Aria
dc.creatorKusnoputranto, Haryoto
dc.creatorDjaja, I Made
dc.creatorSyarief, Rizal
dc.date2013-02-01
dc.date.accessioned2019-07-22T04:45:02Z
dc.date.available2019-07-22T04:45:02Z
dc.identifierhttp://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/26
dc.identifier10.21109/kesmas.v7i7.26
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/24621
dc.descriptionBayi sangat rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh Makanan Pendamping Air Susu Ibu lokal (MP-ASI lokal). Sampai saat ini belum diketahui keamanan penyajiannya dari kontaminasi mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan mengetahui kontaminasi Escherichia coli (E. coli) pada penyajian MP-ASI lokal dan mengamati hubungan antara kondisi sanitasi rumah, seperti Sarana Air Bersih (SAB), tempat mencuci peralatan makan bayi, kondisi Saluran Pembuangan Air Limbah (S PAL), kondisi tempat sampah dan keberadaan hewan berkeliaran di dalam rumah terhadap kontaminasi E. coli pada penyajian. Desain penelitian ini adalah potong lintang yang mengamati penyajian MP-ASI lokal bagi bayi usia 6-12 bulan pada 138 rumah. Lokasi penelitian pada 21 Dusun di Kabupaten S olok. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran kontaminasi E. coli pada penyajian M P-ASI lokal, kondisi faktor sanitasi rumah tangga, mengetahui hubungan antara faktor sanitasi rumah dengan kontaminasi E. coli dan faktor yang paling berhubungan dengan kontaminasi tersebut . Penelitian ini menemukan lebih dari separuh (72,5%) MP-ASI lokal yang disajikan terkont aminasi E. coli. Keberadaan hewan yang berkeliaran di dalam rumah memiliki risiko dua kali lebih besar terkontaminasi E. coli pada penyajian MP-ASI lokal bagi bayi usia 6-12 bulan di rumah tangga.Infant is the most vulnerable groupof safer infectious diseases caused by complementary food. Meanwhile complementary food safety was unknown. The study aimed to know Escheriacoli (E. coli) contamination in serving complementary food and relationship of house sanitation condition as clean water facilities, places for dishes infant food utensils,domestic wastewater facilities condition, garbage facilities condition and the present of domestic animals in houseto E. coli contaminationin serving. Study design was cross sectional, object of observation were 138 household that serving complementary food for 6-12 month old infants. Location of study was in 21 subvilages at Solok District. Data analysis was used to know description of E. coli contamination, household sanitation condition, relationship between household sanitation factor with E. coli contamination and the most significant sanitation factors that have relationship with that contamination. This study found (72.5%) serving complementary food have been contaminated by E. coli. The domestic animals in the house, 2 times more risks to have E. coli contimination in complementary serving.en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherFaculty of Public Health Universitas Indonesiaen-US
dc.relationhttp://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/26/27
dc.relation10.21109/kesmas.v7i7.26.g27
dc.sourceKesmas: National Public Health Journal; Vol. 7 No. 7 Februari 2013; 291-297en-US
dc.sourceJurnal Kesehatan Masyarakat Nasional; Vol. 7 No. 7 Februari 2013; 291-297id-ID
dc.source2460-0601
dc.source1907-7505
dc.source10.21109/kesmas.v7i7
dc.subjectbayi; E. coli; kontaminasi; makanan pendamping ASI; sanitasi rumah; infant; contamination; complementary food; housing sanitationen-US
dc.titleKondisi Sanitasi Lingkungan Perumahan dan Kontaminasi Escherichia coli pada Penyajian Makanan Pendamping Air Susu Ibu Lokalen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record