Show simple item record

dc.contributorid-ID
dc.creatorEdo Santya, Roy Nusa Rahagus; Loka Litbang P2B2 Ciamis, Badan Litbang Kemenkes RI, Ciamis, Indonesia
dc.creatorNurindra, Rohmansyah Wahyu; Loka Litbang P2B2 Ciamis, Badan Litbang Kemenkes RI, Ciamis, Indonesia
dc.date2013-08-13
dc.date.accessioned2019-11-06T10:11:23Z
dc.date.available2019-11-06T10:11:23Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/aspirator/article/view/3163
dc.identifier10.22435/aspirator.v5i1 Jun.3163.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/32214
dc.descriptionAbstract. Incidence of dengue virus infection in Sukabumi city is still as major public health problem because of its case, its distribution, and occurs almost throughout the year. Geographically, Sukabumi city located in mountainous landscape with vary altitude among regions. Based on dengue incidence data reported by Health District of Sukabumi, tracking and plotting patient location and time of the incident was conducted in 2012. Also, the incidence in each village and months was determined. Result shows that there were difference peaks of cases in the northern region where the cases mostly occur in the second half and at the end of the year. Whereas, in Southern region mostly occurred in early first half of the year. North-South division was determined based on altitude differences which Northern-Southern part of Sukabumi city has altitude range that relatively consistent than Western–Eastern part of this city. It concludes that pattern of dengue case was different between the Northern and the Southern part of the city. This condition requires a specific approach to cope dengue case in every region of the city. Keywords: dengue virus infection, incidence, region, sukabumi city Abstrak. Kejadian infeksi virus dengue di kota Sukabumi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena besarnya kasus, distribusinya, dan terjadi hampir sepanjang tahun. Secara geografis, Kota Sukabumi berada pada wilayah pegunungan dengan ketinggian yang bervariasi di setiap wilayahnya. Berdasarkan data kasus yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, pada tahun 2012 dilakukan pelacakan ulang untuk mengetahui sebaran lokasi penderita, waktu kejadian, dan penentuan besar angka kejadian pada setiap kelurahan, serta bulan kejadian. Hasil menunjukkan adanya perbedaan puncak kasus di wilayah utara dan selatan Kota Sukabumi. Di wilayah utara, kasus cenderung terjadi pada paruh kedua akhir tahun. Sementara, di wilayah selatan kasus terjadi pada paruh pertama awal tahun. Pembagian wilayah Utara-Selatan didasarkan pada perbedaan rentang ketinggian Utara - Selatan  yang relatif konsisten dibandingkan dengan wilayah Barat-Timur. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pola kejadian antara wilayah Utara dan Selatan. Kondisi ini menuntut adanya pendekatan yang spesifik terhadap setiap wilayah dalam mengatasi masalah infeksi virus dengue di Kota Sukabumi. Kata kunci: infeksi virus dengue, kejadian, wilayah, Kota Sukabumiid-ID
dc.formatapplication/pdf
dc.languageid
dc.publisherMinistry of Health Republic of Indonesia, NIHRDen-US
dc.sourceAspirator : Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor; Vol 5, No 1 (2013)id-ID
dc.sourceASPIRATOR - Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor (Journal of Vector-borne Diseases Studies); Vol 5, No 1 (2013)en-US
dc.titleGAMBARAN PUNCAK KASUS DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH UTARA DAN SELATAN KOTA SUKABUMI TAHUN 2012id-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record