Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorSimangunsong, Alya Arimbi; Sekolah Tinggi Ilmu Hayati Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesa No.10, Jawa Barat, Indonesia
dc.creatorWidawati, Mutiara; Loka Litbang P2B2 Ciamis, Badan Litbang Kesehatan, Kemenkes RI Jl. Raya Pangandaran Km.03 Ds. Babakan Pangandaran, Jawa Barat, Indonesia
dc.date2013-12-31
dc.date.accessioned2019-11-06T10:11:26Z
dc.date.available2019-11-06T10:11:26Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/aspirator/article/view/3369
dc.identifier10.22435/aspirator.v5i2.3369.67-74
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/32223
dc.descriptionAbstract. Mosquito’s saliva is the main fundamental elements in the acquisition of human blood by mosquito, mosquito’s saliva inhibit blood hemostatic response, the influx of saliva also may stimulate the mechanism for effector formation of the host, also in this process we may find some microorganism transmission. By knowing on how the components of mosquito’s saliva process in stimulating our immune system, we could ensure the mechanism for pathogens and emerging diseases in our body. Flow Cytometry method used for detecting whether increased concentration of the saliva gland extract (SGE) affecting the proliferation and development of dendritic cells from bone marrow or not, while for the effect of SGE on lymphocytes is using colorimetric test. The concentration response curve was made to see the effect of SGE on Ae. aegypti cells (DC) and lymphocytes. The proliferation of DC from bone marrow precursor, its development and its function were not directly influenced by SGE of Ae. aegypti (concentration of 2.5 to 40μg/mL). While the results of SGE effects on lymphocytes showed that lymphocytes are extremely sensitive to saliva components. Based on the data, it was concluded that lymphocytes are potential to be a target for the main components of Ae. aegypti saliva compared to its dendritic cells. Keywords: dendritic cells, T cells, Ae. aegypti, saliva Abstrak. Air liur nyamuk merupakan unsur penentu utama pada proses pengambilan darah manusia oleh nyamuk, liur nyamuk menunda respon hemostatis darah, masuknya liur juga dapat merangsang mekanisme pembentukan efektor inang, pada proses ini pula terjadi penularan beberapa jenis mikroorganisme. Dengan mengetahui bagaimana komponen liur dari nyamuk merangsang imun inang dapat membantu kita untuk memastikan mekanisme patogen dan berkembangnya penyakit di dalam tubuh. Sitometri alir digunakan untuk mendeteksi apakah peningkatan konsentrasi ekstrak kelenjar saliva (SGE) mempengaruhi pembelahan dan perkembangan sel dendritik dari tulang sumsum atau tidak, sedangkan untuk pengaruh SGE pada limfosit menggunakan uji kolorimetrik. Kurva respon terhadap konsentrasi dialurkan untuk melihat efek SGE Ae. aegypti pada sel dendritik (DC) dan limfosit. Pembelahan sel DC dari prekursor tulang sumsum, perkembangannya dan fungsinya tidak langsung dipengaruhi oleh SGE Ae. aegypti (dari konsentrasi 2,5 hingga 40µg/mL). Sedangkan hasil pemeriksaan efek SGE pada limfosit menunjukan bahwa limfosit sangat sensitif terhadap komponen saliva. Berdasarkan data yang didapatkan, disimpulkan bahwa limfosit potensial untuk menjadi target utama komponen liur Ae. aegypti dibandingkan dengan sel dendritiknya. Kata Kunci: sel dendritik, sel T, Ae. aegypti, air liuren-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherMinistry of Health Republic of Indonesia, NIHRDen-US
dc.sourceAspirator : Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor; Vol 5, No 2 (2013); 67-74id-ID
dc.sourceASPIRATOR - Jurnal Penelitian Penyakit Tular Vektor (Journal of Vector-borne Diseases Studies); Vol 5, No 2 (2013); 67-74en-US
dc.titleEFEK IMUNOMODULATOR SALIVA NYAMUK Aedes aegypti (L.) TERHADAP SISTEM IMUN MANUSIAen-US
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record