Show simple item record

dc.creatorRahmawati, Ida
dc.creatorSaid, Fahmi
dc.creatorHidayati, Sri
dc.date2016-04-13
dc.date.accessioned2019-11-06T10:42:03Z
dc.date.available2019-11-06T10:42:03Z
dc.identifierhttp://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/50-60
dc.identifier10.31964/jsk.v6i1.31
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/32863
dc.descriptionSeperti  diketahui bahwa makanan maupun minuman ringan menjadi kegemaran baik bagi orang tua terlebih lagi anak-anak mengandung sejumlah besar gula yang bila dikonsumsi terlalu sering akan menyebabkan karies. Hal ini sependapat dengan Wieke dan Susy (2008) yang menyatakan bahwa rasa manis merupakan rasa yang paling disukai kebanyakan orang terutama anak-anak. Sumber rasa manis ini dapat diperoleh dari sukrosa yang dikonsumsi dalam bentuk gula dan sering digunakan untuk makanan dan minuman terutama minuman ringan. Tingginya angka karies pada siswa kelas II dan III Madrasah Ibtidaiyah Zam_zam Zailani  Banjarbaru Kalimantan Selatan Tahun  2014  dengan rata-rata DMF-T  6.43.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya perbedaan pH saliva antara sebelum dan sesudah mengkonsumsi minuman ringan antara lain mengukur pH saliva sebelum mengkonsumsi minuman ringan. serta menganalisis perbedaan pH saliva antara sebelum dan sesudah mengkonsumsi minuman ringan.Jenis penelitian ini eksperimen dengan menggunakan metode observasi. Jumlah responden  dalam penelitian ini 63 responden. Analisis data menggunakan program SPSS dengan uji Paired Samples T Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan nilai pH saliva sebelum mengkonsumsi minuman ringan dan sesudah mengkonsumsi minuman ringan mengalami penurunan nilai rata-rata pH saliva sebesar 1,20 dengan nilai Sig. = 0,000 atau p < 0,05. Oleh karena p < 0,05, maka dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima atau ada perbedaan pH saliva antara sebelum dan sesudah mengkonsumsi minuman ringan. Sehingga disarankan Perlu adanya penyuluhan dari petugas kesehatan gigi kepada siswa guna  memotivasi dan mengarahkan agar mengurangi konsumsi minuman ringan yang mengandung aspartam dan segera untuk berkumur-kumur. Kata Kunci : pH saliva, minuman ringan en-US
dc.formatapplication/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPoliteknik Kementerian Kesehatan Banjarmasinen-US
dc.relationhttp://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/50-60/54
dc.relationhttp://www.ejurnalskalakesehatan-poltekkesbjm.com/index.php/JSK/article/view/50-60/66
dc.rightsCopyright (c) 2016 JURNAL SKALA KESEHATANen-US
dc.sourceJurnal Skala Kesehatan; Vol 6 No 1 (2015): JURNAL SKALA KESEHATANen-US
dc.source2615-2126
dc.source2087-152X
dc.source10.31964/jsk.v6i1
dc.titlePERBEDAAN pH SALIVA ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH MENGKONSUMSI MINUMAN RINGAN (Studi pada Siswa Kelas II dan III Madrasah Ibtidaiyah Zam-Zam Zailani Banjarbaru Kalimantan Selatan Tahun 2014).en-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record