Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorUtami, Rizqi Karina
dc.creatorGanefati, Sri Puji
dc.creatorWindarso, Sarjito Eko
dc.date2019-02-19
dc.date.accessioned2019-11-06T14:11:03Z
dc.date.available2019-11-06T14:11:03Z
dc.identifierhttp://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasi/article/view/142
dc.identifier10.29238/sanitasi.v6i4.142
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/34214
dc.descriptionUntuk mencukupi kebutuhan akan energi, diperlukan bahan bakar alternatif untuk dikembang- kan, salah satunya adalah bioetanol. Bioetanol adalah cairan kimia yang diperoleh dari bahan tanaman, buah atau bagian tanaman yang bergula, berpati dan berselulosa. Kulit nangka me- miliki kadar gula 14,752 %, di mana dari hasil uji pendahuluan, dengan penambahan Saccha- romyces cereviceae limbah tersebut dapat difermentasi dan menghasilkan bioetanol. Tujuan pe- nelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari variasi berat Saccharomyces cereviceae (yaitu 0%, 25%, 50% dan 75%) dan waktu fermentasi (yaitu 4,5 hari, 7,5 hari dan 10,5 hari) dari kulit nangka terhadap kadar bioetanol yang dihasilkan, dengan melakukan eksperimen dengan desain post test with control group. Kadar bioetanol tertinggi yang diperoleh adalah sebesar 5,63731 %, yaitu dari variasi berat Saccharomyces cereviceae 50% dan pada variasi waktu 7,5 hari. Hasil uji statistik dengan one way anova pada derajat kepercayaan 95%, menyimpulkan bahwa perbedaan kadar bioetanol yang dihasilkan dari berbagai variasi berat Saccharomyces cereviceae dan waktu fermentasi yang diamati, adalah signifikan (p<0,001).en-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageeng
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakartaen-US
dc.relationhttp://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasi/article/view/142/88
dc.rightsCopyright (c) 2019 Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkunganen-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0en-US
dc.sourceSanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan; Vol 6, No 4 (2015): Mei 2015; 176-180en-US
dc.source2579-3896
dc.source1978-5763
dc.source10.29238/sanitasi.v6i4
dc.subjectPublic health ; enviromental Health; kesehatan lingkunganen-US
dc.subjectbioetanol; Saccharomyces cereviceae; fermentasi kulit nangkaen-US
dc.titlePENGARUH VARIASI BERAT Saccharomyces cereviceae DAN WAKTU FERMENTASI KULIT NANGKA TERHADAP KADAR BIOETANOL YANG DIHASILKANen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

  • Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan [102]
    The aim of this journal is to publish good-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of enviromental health. Its scope encompasses Land Sanitation and Waste Management, Water Sanitation, Vectors and Pests Control, Food and Beverage Sanitation, Occupational Health and Safety, and Environmental Health Epidemiology. This journal is published every four months (February, May, August, and November). For printed version, the Vol.1 No.1 was on August 2007. Publisher : Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta.p-ISSN: 1978-5763(media cetak) ISSN : 2579-3896 (media online)| Tatabumi Street No. 3, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Contact : 0274 (560962) | email: jurnal.sanitasi@poltekkesjogja.ac.id or jurnal.sanitasi@gmail.com

Show simple item record