Show simple item record

dc.contributorRENNY YANUARTI, S.SOS
dc.creatorMaya Septiani P17331114050 PEMBIMBING : DR. IR. MF. ARYANI SUDJA, MKM PENGUJI 1 : DR. JUDIONO, MPS PENGUJI 2 : MONA FITRIA, S.TP.,M.SI
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-11-15T23:31:48Z
dc.date.available2019-11-15T23:31:48Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/items/show/771
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/b2fc2822983e61e7b5bb13040816e322.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/77328b0c97e5f0dc516ed4166a8b13de.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/db8af51a67994d18e634d50cc497b950.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/dfd4326628fa115dbf6714e2899818d0.pdf
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/36871
dc.descriptionSusu tempe adalah hasil olahan dari tempe yang di blender menggunakan air dan ditambahkan gula. Bahan baku dari pembuatan susu tempe adalah tempe, air dan gula. Tempe merupakan sumber isoflavon. Proses pengolahan dapat menurunkan kadar isoflavon pada tempe. Produk susu tempe ini dibuat sebagai alternatif cara mengkonsumsi tempe. Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui sifat organoleptik susu tempe akibat perlakuan perebusan dan pengukusan. Desain penelitian yang digunakan ialah desain penelitian eksperimental dengan 3 jenis perlakuan. Metode yang digunakan yaitu uji hedonik kepada 30 panelis. Berdasarkan hasil penilaian panelis, tingkat kesukaan panelis pada rasa susu tempe dengan perlakuan perebusan 73,4% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan pengukusan 56,7%. Tingkat kesukaan panelis pada warna susu tempe dengan perlakuan perebusan 60% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan pengukusan 56,6%. Tingkat kesukaan panelis pada aroma susu tempe dengan perlakuan perebusan 73,3% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan pengukusan 60%. Tingkat kesukaan panelis pada konsistensi susu tempe dengan perlakuan pengukusan 63,4% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan perebusan 53,3%. Direkomendasikan kepada masyarakat agar mengkonsumsi susu tempe dengan perlakuan pengukusan karena penurunan kadar isoflavon lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan perebusan walaupun daya terimanya lebih rendah dibandingkan dengan pengukusan.
dc.formatPDF
dc.languageINDONESIA
dc.publisherPOLTEKKES KEMENKES BANDUNG JURUSAN GIZI
dc.subjectGIZI PANGAN
dc.titleSIFAT ORGANOLEPTIK SUSU TEMPE DENGAN PERLAKUAN PEREBUSAN DAN PENGUKUSAN
dc.typeKTI


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record