Show simple item record

dc.contributorPembimbing : Susi Kusniasih, S.Kep, Ners., M.Kes Ketua Penguji : Dra. Hj. Iryanti, SKp.,M.Kes Anggota I : Dra. Hj. Atin Karjatin, M.Kes Anggota II : Susi Kusniasih, S.Kep, Ners., M.Kes
dc.creatorDINAN KUMALA AYU/ NIM. P17320113005
dc.date2016
dc.date.accessioned2019-11-17T00:28:22Z
dc.date.available2019-11-17T00:28:22Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/items/show/2458
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/39d1d2c9fbb8379e93dd146c6ab23a61.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkesbdg.info/files/original/eee960d3647260994bb13f72c54294ce.pdf
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/39394
dc.descriptionPenggunaan alat kontrasepsi apabila tidak ditingkatkan pemahamannya menyebabkan terjadinya pelonjakan jumlah penduduk. Alasan masyarakat tidak menggunakan IUD diantaranya adalah alasan ekonomi, budaya, agama dan menganggap IUD memiliki efek samping yang merugikan tubuh. Sehingga banyak masyarakat memilih KB hormonal dibanding KB IUD.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap Akseptor Hormonal tentang Intrauterin Device (IUD).Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan variabel pengetahuan dan sikap, populasi dalam penelitian ini adalah akseptor suntik, pil dan implan dengan jumlah sampel 74 orang dilakukan dengan proportional purposive sampling, data pengetahuan dan sikap akseptor diperoleh dengan membagikan kuesioner.Pengolahan data dianalisis secara statistika dengan menggunakan persentase.Dari 25 akseptor pil lebih dari setengahnya memiliki pengetahuan cukup sebanyak 14responden (56,0%) dan sebagian besarnya memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 16 responden (64,0%). Dari 25 akseptor suntik lebih dari setengahnya memiliki pengetahuan cukup sebanyak 18 responden (72,0%) dan sebagian besarnya memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 16 responden (64,0%). Dari 24 akseptor implan lebih dari setengahnya memiliki pengetahuan cukup sebanyak 9 responden (57,5%) dan hampir seluruhnya memiliki sikap tidak mendukung sebanyak 20 responden (83,3%).Gambaran pengetahuan dan sikap akseptor hormonal tentang IUD di RW 10 Kelurahan Cipedes Wilayah Kerja Puskesmas Sukajadi Kota Bandung adalah lebih dari setengahnya memiliki pengetahuancukup dengan sikap yang tidak mendukung. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara terjadwal tentang kontrasepsi khususnya IUD, dan memodifikasi cara penyuluhannya agar mudah dipahami oleh semua kalangan dimasyarakat.
dc.formatPDF
dc.languageIndonesia
dc.publisherJurusan Keperawatan Bandung
dc.subjectPengetahuan, Sikap, Alat Kontrasepsi
dc.titleGAMBARAN PENGETAHUANDAN SIKAPAKSEPTOR HORMONAL TENTANGINTRA UTERIN DEVICE (IUD) DI RW 10KELURAHAN CIPEDES WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKAJADI KOTA BANDUNG TAHUN 2016
dc.typeKarya Tulis Ilmiah


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record