Show simple item record

dc.creatorMita, Arya Ariyani
dc.creatorWaryana,
dc.creatorRina, Oktasari
dc.date2019-05-24
dc.date.accessioned2019-12-01T12:03:15Z
dc.date.available2019-12-01T12:03:15Z
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/1/2.%20Abstract.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/2/1.%20Awal.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/3/3.%20Chapter%201.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/4/4.%20Chapter%202.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/5/5.%20Chapter%203.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/6/6.%20Chapter%204.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/7/7.%20Conclusion.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/8/8.%20References.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/9/9.%20Appendices.pdf
dc.identifierMita, Arya Ariyani and Waryana, and Rina, Oktasari (2019) PENDIDIKAN ORANG TUA, PENGETAHUAN GIZI IBU MENGENAI TUMBUH KEMBANG ANAK DAN STATUS GAKIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGMOJO II GUNUNGKIDUL. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/40547
dc.descriptionLatar Belakang : Balita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadikan anak lebih rentan terhadap penyakit dan di masa depan dapat berisiko pada menurunnya tingkat produktivitas. Pada akhirnya stunting dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan memperlebar ketimpangan. Prevalensi balita stunting di Puskesmas Karangmojo II Gunungkidul cukup tinggi yaitu sebesar 30,25% atau sebanyak 337 balita. Tujuan Penelitian : Mengkaji faktor risiko pendidikan orang tua, pengetahuan ibu mengenai gizi tumbuh kembang anak dan status gakin terhadap kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karangmojo II. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan case control. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmoj II. Analisis data menggunakan analisis statistik dengan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Karangmojo II yaitu pengetahuan gizi ibu mengenai tumbuh kembang anak (p= 0,001; OR=11,769) dan status gakin (p= 0,039; OR= 2,433). Pendidikan orang tua yang terdiri dari pendidikan ayah (p=0,676; OR=1,192) dan pendidikan ibu (p=0,406; OR=0,708) bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting. Kesimpulan : Pengetahuan gizi ibu mengenai tumbuh kembang anak dan status gakin merupakan faktor risiko kejadian stunting pada balita dan pendidikan orangtua bukan merupakan faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Karangmojo II. Kata Kunci : Stunting, Pendidikan orang tua, pengetahuan gizi ibu mengenai tumbuh kembang anak, status gakin.
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.relationhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1134/
dc.subjectRA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
dc.titlePENDIDIKAN ORANG TUA, PENGETAHUAN GIZI IBU MENGENAI TUMBUH KEMBANG ANAK DAN STATUS GAKIN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGMOJO II GUNUNGKIDUL
dc.typeThesis
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record