Show simple item record

dc.creatorSaifullah Anwar,
dc.creatorSardjito Eko Windarso,
dc.creatorIswanto,
dc.date2018-08-10
dc.date.accessioned2019-12-01T12:03:28Z
dc.date.available2019-12-01T12:03:28Z
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/1/1%20Cover%20-%20Abstract.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/2/3%20BAB%20I.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/3/4%20BAB%20II.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/4/5%20BAB%20III.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/5/6%20BAB%20IV.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/6/7%20BAB%20V.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/7/9%20Lampiran%20Full.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/8/Skripsi%20Final%20dengan%20Tanda%20Tangan%20Pengesahan.pdf
dc.identifierSaifullah Anwar, and Sardjito Eko Windarso, and Iswanto, (2018) PENGGUNAAN AIR RENDAMAN UDANG WINDU SEBAGAI ATRAKTAN Aedes sp. PADA MOSQUITO TRAP. skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/40579
dc.descriptionLatar Belakang : Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan Aedes sp. Diperlukan adanya pengendalian vektor pembawa virus dengue sebagai upaya pencegahan DBD. Salah satu metode pengendalian Aedes sp. secara alami tanpa menggunakan insektisida adalah dengan metode trapping menggunakan Mosquito Trap yang berisi atraktan air rendaman udang windu. Berdasarkan kajian pustaka, senyawa CO2, ammonia, asam lemak, dan octenol antibakteri yang terkandung dalam air rendaman udang windu dapat merangsang saraf penciuman nyamuk untuk mendekat. Tujuan penelitian : Diketahui konsentrasi air rendaman udang windu sebagai larutan atraktan pada Mosquito Trap yang paling efektif terhadap Aedes sp. Metode Penelitian : Metode penelitian ini adalah quasy experiment dengan desain post test only with control group. Kegiatan observasi lapangan yang dilakukan dengan menghitung jumlah Aedes sp. terperangkap pada masing-masing kelompok perlakuan pemasangan Mosquito Trap dengan atraktan air rendaman udang windu konsentrasi 10%, 15%, 20%, dan kontrol setelah pemaparan selama 6 hari. Jumlah total pemasangan Mosquito Trap pada penelitian ini adalah sebanyak 120 perangkap. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Aedes sp. yang terperangkap pada penggunaan atraktan air rendaman udang windu dengan konsentrasi 20% selama 6 hari pemaparan di 30 rumah sampel yaitu sebanyak 145 ekor dengan jumlah rata-rata 4,83 ekor per perangkap. Hasil analisis statistik menggunakan One-Way Anova menunjukkan p <0,05 yang artinya ada perbedaan daya tarik atraktan air rendaman udang windu pada masing-masing kelompok perlakuan terhadap jumlah Aedes sp. yang terperangkap setelah pemaparan selama 6 hari. Kesimpulan : Penggunaan Mosquito Trap dengan atraktan air rendaman udang windu konsentrasi 20% paling efektif untuk menangkap Aedes sp.
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageen
dc.languageid
dc.languageid
dc.relationhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1169/
dc.relationhttp://poltekkesjogja.ac.id
dc.subjectTD Environmental technology. Sanitary engineering
dc.titlePENGGUNAAN AIR RENDAMAN UDANG WINDU SEBAGAI ATRAKTAN Aedes sp. PADA MOSQUITO TRAP
dc.typeThesis
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record