Show simple item record

dc.creatorSUNARTO,
dc.date2018-11-25
dc.date.accessioned2019-12-01T12:07:19Z
dc.date.available2019-12-01T12:07:19Z
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/1/1.%20judul.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/2/2.%20daftar%20isi.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/3/3.%20ABSTRACT.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/4/4.%20INTISARI.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/5/5.%20BAB%201.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/6/6.%20BAB%20II.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/7/7.%20BAB%20III.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/8/8.%20BAB%20IV.pdf
dc.identifierhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/9/9.%20DAFTAR%20PUSTAKA.pdf
dc.identifierSUNARTO, (2018) ASUHAN KEPERAWATAN NY. R DENGAN DISLOKASI SHOULDERS DEXTRA DI RUANG EDELWEIS RUMAH SAKIT TK. II DR. SOEDJONO MAGELANG. skripsi thesis, poltekkes kemenkes yogyakarta.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/41275
dc.descriptionLatar Belakang : Di Indonesia angka kejadian patah tulang atau insiden fraktur cukup tinggi, berdasarkan data dari Departemen Kesehatan RI tahun 2013 didapatkan sekitar delapan juta orang mengalami kejadian fraktur dengan jenis fraktur yang berbeda dan penyebab yang berbeda. Dari hasil survey tim Depkes RI didapatkan 25% penderita fraktur yang mengalami kematian, 45% mengalami catat fisik, 15% mengalami stress spikilogis seperti cemas atau bahkan 2 depresi, dan 10% mengalami kesembuhan dengan baik. Tujuan : Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini, penulis mendapatkan pengalaman nyata dalam memberikan asuhan keperawatan dengan dislokasi shoder dektra dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa, perencanaan keperawatan, implementasi, evaluasi dan dokumentasi. Metode : Penulisan Karya Tulis Ilmiah ini, penulis menggunakan metode deskriptif, menggambarkan pemberian asuhan keperawatan dalam bentuk laporan pelaksana asuhan keperawatan dengan pendekatan proses keperawatan yang melewati tahap pengkajian, perumusan diagnosa, perencanaan keperawatan, implementasi, evaluasi dan dokumentasi. Hasil : Dalam penyusunan yang diberikan pada Tn.H selama 3 x 24 jam didapatkan 3 diagnosa nyeri akut, defisit perawatan diri dan resiko infeksi. Dari ke tiga diagnosa tersebut yang teratasi semua.. Untuk pendokumentasian, menggunakan catatan perkembangan SOAP. Kesimpulan : Asuhan keperawatan Tn.R dengan medis dislokasi shoder dektra di ruang Edelwies Rumah Sakit TK. II dr. Soedjono Magelang dapat dilakukan dengan konsep.
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.languageen
dc.relationhttp://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2141/
dc.relationhttp://poltekkesjogja.ac.id
dc.subjectRT Nursing
dc.titleASUHAN KEPERAWATAN NY. R DENGAN DISLOKASI SHOULDERS DEXTRA DI RUANG EDELWEIS RUMAH SAKIT TK. II DR. SOEDJONO MAGELANG
dc.typeThesis
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record