Show simple item record

dc.creatorEKA PUJILESTARI
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-01T13:53:20Z
dc.date.available2019-12-01T13:53:20Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13039
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/54228
dc.descriptionABSTRAKPembedahan pada klien Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) yang bertujuan untuk menghilangkan obstruksi aliran urin kemungkinan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi salah satunya inkontinensia urin. Inkontinensia urin terjadi akibat adanya kelemahan otot detrusor kandung kemih yang diakibatkan karena perlukaan pasca operasi prostat. Pemasangan kateter yang lama juga menyebabkan penurunan sensitivitas dan kemampuan sfingter uretra untuk mengontrol proses berkemih. Tujuan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini adalah untuk mengevaluasi kesenjangan antara teori dan praktik yang dibahas pada laporan kasus klien post operasi BPH dengan inkontinensia urin fungsional menggunakan kegel exercises. Metoda yang digunakan oleh penulis adalah deskriptif. Sampel penelitian adalah pasien post operasi BPH hari ke 2 di Ruang Edelweis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, tidak mengalami gangguan kognitif, terpasang selang kateter tanpa disertai komplikasi penyakit lainnya misalnya penyakit syaraf, mampu melakukan kegel exercises, dan bersedia menjadi responden. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi.Hasil dari penerapan kegel exercises selama 21 hari dimulai dari hari ke 2 post operasi sampai hari ke 10 setelah pelepasan kateter didapatkan tidak terjadi inkontinensia urin. Dengan kriteria hasil sudah tidak sakit saat berkemih, mampu mencapai waktu toilet antara waktu dorongan dan pengeluaran urin, urin keluar dengan lancar, aliran tidak terhambat, tidak terdapat sisa pengeluaran urin, dan berwarna jernih dengan bau yang khas. Simpulan dari KTI ini yaitu setelah dilakukan kegel exercises pada klien post operasi BPH dengan masalah keperawatan inkontinensia urin mempunyai dampak positif terhadap kontinenisa urin. Untuk itu diharapkan kegel exercises dapat diterapkan dalam pengelolaan asuhan keperawatan klien post operasi BPH dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Kata Kunci : Benign Prostatic Hyperplasia Post Operasi, Inkontinensia urin, Kegel Exercises
dc.descriptionxii + 97 p.; Bibl.; Ilus.; 29 cm.
dc.formatTugas Akhir DIII
dc.languageid
dc.publisherProdi DIII Keperawatan Purwokerto POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
dc.titleASUHAN KEPERAWATAN INKONTINENSIA URINE FUNGSIONAL PADA TN. S DENGAN POST OPERASI BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA (BPH) DI RUANG EDELWEIS RSUD PROF. Dr. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
dc.locationPurwokerto


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record