Show simple item record

dc.creatorSepti Fitri Riani
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-01T13:56:47Z
dc.date.available2019-12-01T13:56:47Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13691
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/54856
dc.descriptionABSTRAKASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN PERILAKU KEKERASAN PADA Sdr. S DI RUANG GATOTKACA RSJD dr. ARIF ZAINUDIN SURAKARTAOleh: Septi Fitri Riani ( P1337420414014 )Kesehatan sangat mempengaruhi manusia dalam menjalani hidup. Seseorang dikatakan sehat jika menghasilkan hidup yang produktif secara sosial dan ekonomi. Di era globalisasi ini, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, sejalan dengan hal tersebut, maka permasalahan manusiapun semakin kompleks. Salah satu masalah gangguan jiwa yang menjadi penyebab penderita dibawa ke rumah sakit jiwa adalah perilaku kekerasan. Perilaku kekerasan yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan terjadinya resiko mencederai diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan agar penulis mampu melakukan penatalaksanaan asuhan keperawatan pada pasien perilaku kekerasan. Metoda penulisan yang digunakan adalah metoda deskriptif yaitu menggambarkan hasil asuhan keperawatan dengan memfokuskan pada salah satu masalah penting dalam kasus.Berdasarkan dari hasil laporan kasus dan pembahasan, maka dapat disampaikan kesimpulan bahwa:1.Hasil pengkajian dari Sdr. S dengan perilaku kekerasan didukung data subyektif yaitu pasien mengatakan sebal, jengkel terhadap orang tuanya karena tidak dibelikan sepeda montor dan data obyektif yaitu pandangan tajam, mondar-mandir, berbicara kasar, saat marah membanting barang.2.Diagnosa keperawatan yang muncul adalah perilaku kekerasan didukung data subyektif yaitu pasien mengatakan sebal dan jengkel terhadap orang tuanya dan data obyektif yaitu pandangan tajam, mondar-mandir, berbicara kasar, saat marah membanting barang.3.Perencanaan keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi perilaku kekerasan yaitu dengan tujuan bina hubungan saling percaya dengan komunikasi terapeutik.4.Tindakan keperawatan yang dilakukan meliputi SP 1, SP 2, SP 3, SP 4, SP 5. Penulis dalam melakukan tindakan keperawatan mengalami kendala yaitu tidak terlaksanakannya tindakan keperawatan untuk keluarga karena keluarga tidak menjenguk Sdr. S.5.Evaluasi dilakukan setiap hari tanggal 14 Juni 2016 klien sudah bisa mempraktekkan SP 1 (bina hibungan saling percaya dan mengajari cara nafas dalam), hari kedua klien sudah mempraktekkan SP 2 (pukul bantal/ kasur ), hari ketiga klien sudah mempraktekkan SP 3 (secara verbal/ sosial), hari keempat klien sudah mempraktikkan SP 4 (secara spiritual), hari kelima klien sudah mempraktikkan SP 5 (patuh obat).6.Dalam melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan, seharusnya dilakukan secara teliti dan rinci.
dc.descriptionX + 40 hlm.; Bibl.; Ilus.; 29 cm
dc.formatTugas Akhir D3
dc.languageid
dc.publisherPRODI D III KEPERAWATAN BLORA POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
dc.subjectGangguan Perilaku Kekerasan
dc.titleAsuhan Keperawatan Gangguan Perilaku Kekerasan pada Sdr. S di Ruang Gatotkaca RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta
dc.locationPRODI KEPERAWATAN BLORA


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record