Show simple item record

dc.creatorAndika Indah Pratiwi
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-01T14:19:18Z
dc.date.available2019-12-01T14:19:18Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=18046
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/DIKA_COVER.jpg.jpg
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/58908
dc.descriptionSTUDI KASUS : PENERAPAN METODE SPEOS PADA KLIENPOST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAHGANGGUAN EKSKRESI ASI DI INSTALASI BEDAHSENTRAL RSUD TIDAR KOTA MAGELANGAndika Indah Pratiwi1, Tri Wibowo S.Kep,Ns 2,Ns. Wagiyo S. Kep, M. Kep, Sp. Mat31)Mahasiswa Prodi Profesi Ners Poltekkes Semarang2)Perawat Instalasi Bedah Sentral RSUD Tidar kota Magelang3)Dosen Keperawatan Poltekkes Kemenkes Semarang Koresponden: dikapratiwi2@gmail.comLatar Belakang : Nyeri yang ditimbulkan akibat operasi Sectio caesarea, gangguan mobilitas ibu, serta motivasi dan kondisi psikologis ibu dapat menyebabkan gangguan dalam ekskresi ASI. Dampak tidak lancarnya pengeluaran menimbulkan masalah kesehatan baik pada ibu maupun bayi. Oleh karena itu, perlu adanya usaha untuk merangsang hormon prolaktin dan oksitosin pada ibu setelah melahirkan secara sectio caesarea. Salah satu caranya yaitu dengan menerapkan metode SPEOS yaitu penggabungan dari stimulasi pijat endorphin, pijat oksitosin, dan sugestif.Tujuan : Tujuan dilakukannya studi kasus ini yaitu untuk memberikan gambaran pemberian metode SPEOS untuk mengatasi gangguan ekskresi ASI pada pasien post operasi sectio caesaria di Instalasi Bedah Sentral RSUD Tidar kota Magelang.Metode : Studi kasus dengan pengukuran pre dan post Intervensi dengan 2 kali perlakuan Hasil : Terdapat peningkatan ekskresi ASI pada masing-masing responden yaitu pada Ny. Z ekskresi ASI diakhir naik menjadi menjadi 20 ml. Pada Ny, R ASI kedua payudara terasa sakit ketika tidak segera disusukan, ASI keluar lebih banyak, bayi tidak rewel. Sementara pada Ny. E ASI keluar ketika dipencet dan sedikit keluar ketika dipompa dengan alat pompa manual kurang lebih 10 ml.Pembahasan : Metode SPEOS akan membantu memperlancar produksi ASI dengan penggabungan Stimulasi pijat Endorphine, Oksitosin, dan Stimulasi. Dengan penggabungan stimulasi fisik dan psikologis, akan membantu tubuh merasa rileks, nyaman serta percaya diri dalam memberikan ASI, sehingga membantu melancarkan pengeluaran ASI.Kesimpulan : Penerapan metode SPEOS pada ibu post sectio caesarea yang mengalami gangguan ekskresi ASI cukup berpengaruh meningkatkan produksi ASI namun tidak signifikan. Faktor faktor yang mempengaruhi penerapa metode SPEOS pada ibu post sectio caesarea adalah nyeri, mobilisasi, rooming in, pelaksanaan metode SPEOS.
dc.descriptionxiii, 68 hlm+lamp+ 29 cm
dc.formatSkripsi Profesi
dc.languageid
dc.publisherProdi Profesi Ners Poltekkes Kemenkes Semarang
dc.subjectEkskresi ASI
dc.subjectMetode SPEOS
dc.subjectPOST SECTIO CAESAREA
dc.titleSTUDI KASUS : PENERAPAN METODE SPEOS PADA KLIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH GANGGUAN EKSRESI ASI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD TIDAR KOTA MAGELANG
dc.locationPOLTEKKES KEMENES SEMARANG


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record