Show simple item record

dc.creatorworo sulistia larasati
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-01T14:29:37Z
dc.date.available2019-12-01T14:29:37Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=19955
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/COVER_Woro_Sulistia_Larasati.jpg.jpg
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/60741
dc.descriptionMasalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia tergolong masih tinggi. Penyakit gigi dan mulut yang mempunyai prevalensi cukup tinggi yaitu karies dan penyakit periodontal. Penyebab langsung terjadinya karies dan penyakit jaringan penyangga gigi ialah plak. Pengendalian plak dapat dilakukan dengan cara mekanis yaitu menggosok gigi dan kimiawi yaitu menggunakan bahan anti bakteri/ obat kumur. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi terhadap plak indeks pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang di Asrama Bhakti Husada.Penelitian ini menggunakan metode experimen dengan rancangan pre-test and post-test group. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang yang tinggal di Asrama Bhakti Husada berjumlah 324 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 180 sampel, diambil dengan teknik purposive sampling. 90 sebagai sampel non perlakuan, 90 sebagai kelompok perlakuan. Pengambilan data dilakukan dengan pemeriksaan serta pemberian obat kumur untuk kelompok perlakuan. Analisis data dilakukan secara deskriptif, menggambarkan hasil penelitian dan disajikan dalam bentuk distribusi atau tabel.Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan/ perbedaan skor indeks plak sebelum dan sesudah perlakuan menggosok gigi sebanyak 0,6. Terjadi penurunan/ perbedaan skor indeks plak sebelum dan sesudah perlakuan menggosok gigi kemudian berkumur dengan obat kumur chlorhexidine sebanyak 1,1. Penurunan skor indeks plak paling banyak terjadi pada kelompok perlakuan menggosok gigi dengan berkumur obat kumur chlorhexidine. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengendalian plak dapat dilakukan dengan obat kumur chlorhexidine.
dc.descriptionxii + 31 Hlm.; Lamp.
dc.formatTugas Akhir D3
dc.languageid
dc.publisherProdi DIII Keperawatan Gigi Semarang POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
dc.subjectkumur
dc.subjectPengendalian
dc.subjectPlak
dc.titlePERBEDAAN MENGGUNAKAN OBAT KUMUR SETELAH MENGGOSOK GIGI TERHADAP PLAK INDEKS PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES SEMARANG DI ASRAMA BHAKTI HUSADA
dc.locationPOLTEKKES KEMENKES SEMARANG


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record