Show simple item record

dc.creatorIMAM HADI SAPUTRO
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-01T14:30:31Z
dc.date.available2019-12-01T14:30:31Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=20137
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/cover_imam.png.png
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/60920
dc.descriptionPemeriksaan MRI cervical klinis HNP di instalasi radiologi RS. dr. Soedono madiun yaitu menggunakan sekuen, T1, T2-sagittal, T2-axial, T2-fatsat Sedangkan pada pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) cervical menurut Reimer,P.dkk, sekuen yang digunakan yaitu T1, T2-sagittal, T2-axial, T2-fatsat, dan MR Myelography adanya perbedaan inilah yang menjadi topik pembahasan utama pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan informasi diagnostik yang di hasilkan dengan dan tanpa penambahan MR myelography dan juga untuk mengetahui sekuen mana yang terbaik untuk pemeriksaan MRI cervical klinis HNP.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Subyek penelitian ini adalah 2 orang dokter spesialis radiologi dengan sampel yang digunakan sebanyak 10 sampel.dengan variabel bebas yaitu dengan dan tanpa penambahan MR Myelography dan variabel terikatnya yaitu Informasi Diagnostik Anatomi MRI Cervical klinis Hernia Nucleus Pulposus (HNP).anatomi yang dinilai pada penelitian ini adalah corpus vertebrae, discus intervertebralis, cerebrospinal fluid (CSF), dan spinal cord.pengolahan dan analisa data dilakukan dengan cara data hasil kuisoner dari ekspertisi dokter radiologi di uji dengan menggunakan SPSS, uji kappa untuk mengetahui kesepakatan antara kedua responden, wilcoxon untuk mendapatkan perbedaan diagnostik dan uji mean rank untuk mengetahui diagnostik yang terbaik.Hasil penelitian yang didapatkan yaitu terdapat perbedaan diagnostik anatomi yang dihasilkan pada cerebrospinal fluid dengan p-value 0.003, dan spinal cord dengan p-value 0.002. Pada informasi anatomi cerebrospinal fluid dengan menggunakan penambahan sekuen MR Myelography sebesar 5.00 dan pada anatomi spinal cord sebesar 5.50. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan MR Myelography lebih baik dalam memvisualisasikan anatomi cerebrospinal fluid dan spinal cord pada pemeriksaan MRI cervical, dibandingkan tanpa penambahan MR Myelography
dc.descriptionxvii; 59 hlm; illus; 29 cm
dc.formatSkripsi D IV
dc.languageid
dc.publisherPoltekkes Kemenkes Semarang
dc.subjectklinis HNP
dc.subjectMRI CERVICAL
dc.subjectMR Myelography
dc.titlePERBEDAAN INFORMASI DIAGNOSTIK MRI CERVICALKLINIS HERNIA NUCLEUS PULPOSUS (HNP)DENGAN DAN TANPA PENAMBAHAN MR MYELOGRAPHY DI INSTALASI RADIOLOGI DR. SOEDONO MADIUN
dc.locationSemarang


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record