Show simple item record

dc.creatorADE SUCIPTO
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-01T14:31:05Z
dc.date.available2019-12-01T14:31:05Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//index.php?p=show_detail&id=20255
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-smg.ac.id//lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/P1337420817012.jpg.jpg
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/61035
dc.descriptionLatar Belakang: Stroke dengan dysphagia terjadi akibat adanya gangguan proses menelan yang memerlukan beberapa elemen input sensori dari saraf tepi, koordinasi saraf pusat, dan respon motorik sebaik umpan balik. Pneumonia aspirasi terjadi paling sering pada pasien dengan faktor predisposisi dysphagia. Latihan menelan dan shaker bertujuan memberikan stimulus atau rangsangan terhadap reseptor fungsi menelan yang berada di lengkung faring anterior, sehingga fisiologi menelan yang normal akan kembaliTujuan: Menganalisi kekuatan otot menelan dan pencegahan aspirasi pneumonia pada pasien stroke dengan teknik shaker dan latihan menelanMotode: Randomized pretest and posttest control group design, sampel berjumlah 48 teknik sampling simple random sampling. Shaker latihan menelan, diberikan selama 1 kali sehari selama 7 hari, untuk menilai terjadi peningkatan kekuatan otot menelan digunakan RAPIDS sedangkan untuk aspirasi pneumonia menggunakan observasi hasil pemeriksaan radiografi. Analisa data menggunakan uji oneway anova.Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok latihan menelan + teknik shaker dibandingan kelompok shaker (? 8,500) dengan p=0,000 dan terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok latihan menelan + teknik shaker dibandingan kelompok latihan menelan (? 9,250) dengan p=0,000, sedangkan tidak ada perbedaan yang signifikan antar kelompok teknik shaker dibandingan kelompok latihan menelan (? 0,750) dengan p=0,079. Tidak ada kejadian aspirasi pneumonia pada semua kelompok.Kesimpulan: Penerapan teknik shaker ditambah latihan menelan lebih signifikan terhadap peningkatan status menelan, sehingga dapat diterapkan dalam pemberian asuhan keperawan pasien stroke dengan dysphagia
dc.description80 p.
dc.formatTesis
dc.languageid
dc.publisherKeperawatan Magister Terapan Kesehatan
dc.subjectdysphagia
dc.subjectlatihan menelan
dc.subjectteknik shaker
dc.subjectaspirasi pneumonia
dc.titlePENERAPAN TEKNIK SHAKER DAN LATIHAN MENELANTERHADAP DYSPHAGIA DAN ASPIRASI PNEUMONIAPADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIKTesis
dc.locationSemarang


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record