Show simple item record

dc.creatorMeining Issuryanti
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-01T21:21:29Z
dc.date.available2019-12-01T21:21:29Z
dc.identifierhttp://perpustakaan.bppsdmk.kemkes.go.id//index.php?p=show_detail&id=5906
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/65139
dc.descriptionLatar Belakang : ASI memberikan manfaat yang baik pada ibu maupun bayi. WHO dan UNICEF merekomendasikan ASI eksklusif 6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 54% masih jauh dari target nasional sebesar 80%. Salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif adalah melalui pendidikan. Di era digital pemanfaatan media sosial melalui smartphone cukup tinggi. Salah satu layanan komunikasi dalam smartphone yang sangat populer adalah WhatsApp. WhatsApp dapat digunakan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi. WhatsApp lebih disukai karena dianggap lebih murah dari pada SMS. WhatsApp dapat digunakan untuk mengirimkan informasi berupa gambar maupun video. Penggunaan media sosial khususnya WhatsApp sebagai media edukasi menyusui belum penulis temukan di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya. Sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media WhatsApp terhadap mengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui media WhatsApp terhadap perubahan pengetahuan ibu dalam memberikan ASI eksklusif.Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan pendekatan nonequivalent (pre-test and post-test) control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonosobo I. Jumlah sampel 77 responden yang terdiri dari 38 kelompok intervensi dan 39 kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan intervensi edukasi melalui WhatsApp selama 14 hari dengan dua tautan setiap hari disertai diskusi. Kelompok kontrol diberikan booklet dan diberikan pesan pengingat melalui SMS pada hari ke-7 dan hari ke-14. Protokol penelitian telah disetujui oleh Komisi Etik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok WhatsApp (p0,05)Kesimpulan : Ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Wonosobo I memperlihatkan peningkatan pengetahuan dalam memberikan ASI eksklusif setelah diberikan edukasi melalui WhatsApp. Meskipun demikian tidak ada perbedaan pengetahuan yang signifikan pada kelompok WhatsApp maupun pada kelompok Booklet setelah edukasi.Kata Kunci : edukasi, WhatsApp, booklet, pengetahuan, ASI eksklusif.
dc.description29,5 x 21,7 cm; xiii; 91 hal
dc.formatText
dc.languageid
dc.publisher
dc.subjectNONE
dc.titleThesis : Pengaruh Edukasi Melalui Media Whatsapp Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Memberikan ASI Eksklusif
dc.locationYogyakarta


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record