Show simple item record

dc.creatorWahyu Radityo Utomo
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-01T21:21:43Z
dc.date.available2019-12-01T21:21:43Z
dc.identifierhttp://perpustakaan.bppsdmk.kemkes.go.id//index.php?p=show_detail&id=5969
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/65202
dc.descriptionTesis ini membahas model Integrated Care Pathway (ICP) perawatan pasien dengan penyalahgunaan NAPZA putus zat opioid sebagai salah satu kasus. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan koordinasi, komunikasi, kesinambungan dan kolaborasi pelayanan pasien putus zat opioid belum berjalan optimal yang melibatkan berbagai unsur disiplin keilmuan pada pelayanan yang diberikan. Model ICP yang diusulkan agar dikembangkan kembali dengan melibatkan berbagai multi disiplin ilmu yang terlihat di dalam pelayanan pasien dengan penyalahgunaan NAPZA putus zat opioid di RSKO Jakarta melalui sebuah kegiatan FGD yang melibatkan lebih banyak tenaga kesehatan yang terkait dengan layanan sehingga dapat menghasilkan ICP yang sesuai dengan kebutuhan.Kata Kunci : ICP, NAPZA, putus zat opioid
dc.description29,5 x 21,7 cm; xii; 127 hlm
dc.formatText
dc.languageid
dc.publisher
dc.subjectNONE
dc.titleThesis : Analisis Model Integrated Care Pathway (ICP) Perawatan Pasien Penyalahgunaan Napza : Putus Zat Opioid di Ruang MPE Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta Tahun 2014
dc.locationDepok


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record