Show simple item record

dc.creatorStepanus Wenda
dc.date2016
dc.date.accessioned2019-12-01T21:22:41Z
dc.date.available2019-12-01T21:22:41Z
dc.identifierhttp://perpustakaan.bppsdmk.kemkes.go.id//index.php?p=show_detail&id=6183
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/65415
dc.descriptionPenelitian ini bertujuan mengetahui bentuk bentuk perlindungan hukum pasien dalam menerima jasa pelayanan medis di Puskesmas; pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pasien di Puskesmas dan kendala kendala yang dihadapi oleh para pasien dalam perlindungan hukum di Puskesmas Yomdori Kabupaten Biak Numfor.Penelitian ini merupakan penelitian hukum sosiologi atau penelitian non doctorional dengan tipe penelitian empiris. Penelitian ini merupakan penelitiian hukum sosiologi atau penelitian non doctrinal dengan tipe penelitian empiris. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Yomdori, Kecamatan Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Responden terdiri atas kepala Puskesmas, Dokter, Para medis, Tenaga nonmedis, dan tenaga administrasi. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif. Data diperoleh melalui diskusi dan wawancara secara mendalam untuk memberikan gambaran tentang pelrindungan hukum terhadap pasien sebagai penerima jasa pelayanan medis di Puskesmas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan hukum perlindungan kesehatan, yaitu meningkatkan profesionalisme dalam bidang pelayanan kesehatan dan manajemen rumah sakit / puskesma, memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan mewujudkan pelayanan berbasis kemitraan. Dengan demikian, ditemukan hampir 90% para tenaga medis mengetahui bentuk bentuk hukum perlindungan kesehatan. Namun, fakta lapangan sesuai situasi, kondisi, dan lingkungan mengakibatkan dapat tercapai hanya -+ 80%. Presentase itu dikategorikan baik (diatas standar). Dengan demikian, ada tiga hal yang terkait dengan pokok masalah yaitu : (1) semua bentuk bentuk perlindungan hukum yang diterapkan kepada masyarakat dan kepada pasien khususnya oleh petugas kesehatan di lapangan berdampak pada pertolongan yang positif; (2) dalam melaksanakan fungsi, peran, dan tugas serta tanggung jawab sebagai tenaga medis kiranya terus berpacu pada peraturan, kode etik, dan undang undang yang mengatur tentang kesehatan sehingga tidak terjadi pro dan kontra antara petugas dan pasien serta masyarakat pada umumnya; (3) setiap kendala yang dihadapi, baik oleh tenaga medis maupun pasien (keluarga) merupakan suatu kelalaian. Namun, harus diperbaiki secara bertahap untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik pada masa yang akan datang.
dc.descriptionix+114 hlm; 21x29
dc.formatText
dc.languageid
dc.publisherUniversitas Hasanuddin
dc.subjectNONE
dc.titleThesis : Perlindungan Hukum Terhadap Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Yomdori Kabupaten Biak Proavinsai Papua
dc.locationMAKASSAR


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record