Show simple item record

dc.creatorWidia Wati
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-01T21:22:54Z
dc.date.available2019-12-01T21:22:54Z
dc.identifierhttp://perpustakaan.bppsdmk.kemkes.go.id//index.php?p=show_detail&id=6220
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/65452
dc.descriptionDiabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya, yang ditandai dengan Hiperglikemia. Kondisi hiperglikemia yang tidak teratasi dapat menimbulkan berbagi komplikasi, baik komplikasi akut maupun kronik. Salah satu komplikasi kronik adalah ulkus diabetes. Seiring dengan meningkatnya jumlah kejadian DM, maka prevalensi ulkus diabetes akan meningkat juga. Di indonesia ulkus diabetes dan ganggren merupakan komplikasi diabetes yang paling banyak dirawat di rumah sakit. Penanganan ulkus diabetes yang tidak optimal menyebabkan meningkatnya hari rawat inap. Kondisi luka menimbulkan gangguan pemenuhan kebutuhan perawatan diri bagi pasien. Perawat berperan penting dalam membantu pemenuhan Self Care pasien. Untuk itu penerapan asuhan keperawatan model Self Care Orem berfokus pada kemampuan individu dalam melakukan tindakan perawatan mandiri, mengenali dan mengatur kebutuhan perawatannya. Penerapan Evidence Based Nursing adalah terapi Progressive Relaxation (PMR) dan latihan nafas merupakan latihan untuk meningkatkan kontrol glikemik dan menurunkan tingkat stress pada pasien DM tipe 2. Sedangkan inovasi Keperawatan yang diberikan bertujuan meningkatkan Self Care dengan cara meningkatkan kemampuan pasien dalam Self Health Assessment.
dc.descriptionxv+146 hlm; 21x30
dc.formatText
dc.languageid
dc.publisherUniversitas Indonesia
dc.subjectNONE
dc.titleThesis : Penerapan Asuhan Keperawatan Model Self Care Orem Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus DI RSUPN CIpto Mangunkusumo
dc.locationDepok


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record