Show simple item record

dc.creatorWARTIKA, SANG PUTU
dc.date2018-07-31
dc.date.accessioned2019-12-01T23:20:18Z
dc.date.available2019-12-01T23:20:18Z
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/1/A.Cover.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/2/Absetrak.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/3/KATA%20PENGANTAR%20%281%29.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/4/DAFTAR%20ISI.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/5/BAB%20I.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/6/BAB%20II.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/7/BAB%20III.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/9/BAB%20IV.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/10/BAB%20V.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/11/BAB%20VI.pdf
dc.identifierhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/12/Daftar%20Pustaka.pdf
dc.identifierWARTIKA, SANG PUTU (2018) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ISPA PADA PENGERAJIN UKIRAN DI BANJAR TEGALSUCI DESA.TAMPAKSIRINGKEC.TAMPAKSIRING KAB. GIANYAR. Diploma thesis, JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/66558
dc.descriptionFactors associated with upper respiratory tract infection in Banjar Tegalsuci Tampaksiring Village, Tampaksiring District, Gianyar Regency ABSTRACT The carving craftsmen in Banjar Tegalsuci, Tampaksiring village in Bali, use electrical equipment to carve not to wear personal protective equipment. Nonetheless they are not concerned with the dust resulting from the craftsmanship process which makes them sick of their respiratory disorders as it usually happens and they think it's normal. So, it is important to know the factors that are associated with upper respiratory tract infections of the carving craftsmen. The objective of this study was to investigate factors related to upper respiratory tract infections (ISPA) of carving craftsmen to provide information to those and responsible institutions by promoting the promotion of occupational health to the informal sector and actualizing the activities of citizens to improve their ability and independence in the solution health problems of informal sector workers. This research was conducted observational with and interview, for 77 carving craftsmen as respondents, men, average age above 18 years. Data were analyzed by accumulation of percentage (%) of respondents who experienced respiratory disturbance The results showed that 44.1% of respondents had respiratory problems. The results of the analysis have illustrated that there is a relationship between age, duration of work, rest duration, use of protective equipment, and smoking during work with Upper Respiratory Disease. Finnaly, a carving craftsman in Banjar Tegalsuci, Tampaksiring village must manage their working time (work and rest) as they carve. They can work by using Personal Protective Equipment Keywords: Upper Respiratory Tract Infection of carving craftsmen. xiv Faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan pernapasan di Banjar Tegalsuci Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar ABSTRAK Para pengrajin ukiran di Banjar Tegalsuci , desa Tampaksiring di Bali, menggunakan peralatan listrik untuk mengukir tidak memakai alat pelindung diri. Meskipun demikian mereka tidak peduli dengan debu hasil dari proses pengerjaan kerajinan yang membuat mereka sakit gangguan pernapasan mereka karena biasanya terjadi dan mereka berpikir itu normal. Jadi, penting untuk mengetahui faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan bagian Atas pengrajin ukiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Infeksi saluran pernapasan atas ( ISPA) pengrajin ukiran untuk memberikan informasi bagi mereka dan institusi yang bertanggung jawab dengan meningkatkan promosi kesehatan kerja ke sektor informal dan mengaktualisasikan aktivitas warga untuk peningkatan kemampuan dan kemandirian dalam pemecahan masalah kesehatan pekerja sektor informal. Penelitian ini dilakukan secara observasional dengan dan wawancara, untuk 77 pengrajin ukiran sebagai responden, laki-laki, usia rata-rata di atas 18 tahun. Data dianalisis dengan akumulasi persentase (%)responden yang mengalami gangguan pernapasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,1% responden mengalami gangguan pernapasan. Hasil analisis telah menggambarkan bahwa ada hubungan antara usia ,durasi kerja ,durasi istirahat ,pemakaian alat pelindung,dan merokok saat kerja dengan Penyakit Gangguan Pernapasan Atas . Akhirnya, pengrajin ukiran di Banjar Tegalsuci ,desa Tampaksiring harus mengatur lamanya kerja, lamanya istirahat, menggunakan Alat Pelindung Diri dan tidak merokok saat mereka mengukir Kata kunci: Infeksi Salauran Pernapasan Atas ( ISPA), pengrajin ukiran.
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.formattext
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.languageid
dc.relationhttp://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/436/
dc.subjectRA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
dc.titleFAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN ISPA PADA PENGERAJIN UKIRAN DI BANJAR TEGALSUCI DESA.TAMPAKSIRINGKEC.TAMPAKSIRING KAB. GIANYAR
dc.typeThesis
dc.typeNonPeerReviewed


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record