Show simple item record

dc.creatorRAHMAPUTRI, Naira Aulia
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-01T23:54:49Z
dc.date.available2019-12-01T23:54:49Z
dc.identifierhttp://perpus.poltekkesjkt2.ac.id/setiadi/index.php?p=show_detail&id=396
dc.identifierhttp://perpus.poltekkesjkt2.ac.id/setiadi/lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/NAT.JPG.JPG
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/68022
dc.descriptionPENGARUH PENGETAHUAN KARAKTERISTIK PEKERJA PERILAKU TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN TERHADAP KECELAKAAN KERJA DI SECTION WELDING PT SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT TAMBUN II-4W BEKASI JAWA BARAT TAHUN 2017 / NAIRA AULIA RAHMAPUTRI, NPM. P2.31.33.1.13.026,-- Jakarta,-- SKRIPSI Jurusan Kesehatan Lingkungan,-- 2017Kecelakaan kerja merupakan kejadian tidak terduga dan menyebabkan kerugian yang merupakan hasil dari serangkaian kejadian yang melibatkan faktor penyebab, yaitu penyebab langsung yang sangat dekat hubungannya dengan kecelakaan, penyebab tidak langsung, dan penyebab dasar. Berdasarkan data kecelakaan kerja PT. Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II-4W Bekasi, Jawa Barat, dari tahun 2011 sampai dengan 2015 terdapat 11 kasus kecelakaan di Section Welding. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, karakteristik pekerja, perilaku tidak aman serta kondisi tidak aman terhadap kecelakaan kerja di Section Welding PT. Suzuki Indomobil Motor Plant Tambun II-4W Bekasi, Jawa Barat. Variabel yang diteliti yaitu dan pengetahuan, karakteristik pekerja yang indikatornya terdiri dari usia dan lama bekerja, perilaku tidak aman yang indikatornya terdiri dari skill-base error, decision error, dan routine violation, kondisi tidak aman yang indikatornya terdiri dari kondisi alat pelindung diri, pencahayaan, dan kebisingan, serta kecelakaan kerja. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dalam satu tahun terakhir sebanyak 10 orang pekerja (11,9%).Dari hasil uji statistik, variabel yang memiliki pengaruh adalah kondisi tidak aman terhadap kecelakaan kerja (p value=0,030). Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah perusahaan perlu mengadakan pelatihan seputar K3 agar pekerja lebih mengetahui potensi bahaya di sekitar pekerjaannya, peran aktif dari pihak pengawasan seperti teguran saat melihat pekerja bekerja secara tidak aman, penambahan kuantitas APD, melakukan pengukuran pencahayaan secara berkala, dan melakukan investigasi kecelakaan secara mendalam. Kepustakaan : 38 (1963-2015) Klasifikasi : Tugas Akhir : 13 K3 : 12 Perundangan : 5 Psikologi : 5 Statistik : 2 Kesehatan : 1 Kata kunci : PENGARUH PENGETAHUAN KARAKTERISTIK PEKERJA PERILAKU TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN TERHADAP KECELAKAAN KERJA.... Pengabstrak : NAR
dc.formatebook
dc.languageid
dc.publisherJurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta II
dc.subjectK3
dc.subject001.43
dc.titlePENGARUH PENGETAHUAN KARAKTERISTIK PEKERJA PERILAKU TIDAK AMAN DAN KONDISI TIDAK AMAN TERHADAP KECELAKAAN KERJA DI SECTION WELDING PT SUZUKI INDOMOBIL MOTOR PLANT TAMBUN II-4W BEKASI JAWA BARAT TAHUN 2017
dc.locationJakarta.A.KL.
dc.seriesSKRIPSI


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record