Show simple item record

dc.creatorintan sari
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-02T00:05:43Z
dc.date.available2019-12-02T00:05:43Z
dc.identifierhttp://perpus.poltekkesjkt2.ac.id/setiadi/index.php?p=show_detail&id=2587
dc.identifierhttp://perpus.poltekkesjkt2.ac.id/setiadi/lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/INTAN_SARI.jpg.jpg
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/69688
dc.descriptionABSTRAK Kehilangan gigi sebagian maupun seluruhnya dapat mempengaruhi kemampuan pengunyahan, bicara, estetika dan gangguan pada sendi temporo-mandibula. Untuk memperbaiki itu semua dapat dilakukan rehabilitasi dengan menggunakan gigi tiruan, salah satunya adalah frame denture. Di dalam prosedur pembuatan frame denture yang pertama kali dilakukan yaitu persiapan model. Pembuatan model kerja terdapat dua metode pengadukan yaitu pengadukan dengan vacuum mixer dan manual. Selain itu, ada juga proses yang perlu dilakukan dalam pembuatan frame denture yaitu proses duplicating model. Sebelum melakukan duplicating perlu dilakukan proses yang disebut dengan proses soaking. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode pengadukan model gipsum dan air perendaman terhadap waktu penyerapan model kerja sebelum proses duplicating pada pembuatan frame denture. Metode penelitian berupa eksperimental laboratoris dengan sampel model gipsum berbentuk segitujuh. Jumlah seluruh spesimen 42 dibagi menjadi 2 kelompok berdasarkan metode pengadukan (vacuum mixer dan manual) dan masing-masing kelompok dibagi menjadi 3 grup berdasarkan air perendaman (air keran, air slurry, dan air hangat). Hasil penelitian berdasarkan uji rerata, didapatkan hasil bahwa spesimen yang dilakukan perendam dengan menggunakan air hangat memiliki rerata paling kecil dibandingkan dengan air keran dan air slurry. Berdasarkan uji ANOVA dengan kemaknaan p < 0,05 semua kelompook memiliki perbedaan cukup bermakna. Kesimpulan spesimen model gipsum yang dibuat dengan metode pengadukan manual dan dilakukan perendaman pada air hangat menghasilkan waktu penyerapan paling cepat. Kata Kunci : Metode pengadukan, air perendaman, soaking, pembuatan frame denture
dc.formatebook
dc.languageid
dc.publisherJurusan Teknik Gigi Poltekkes Kemenkes Jakarta II
dc.subjectPembuatan frame denture
dc.subjectMetode pengadukan
dc.subject001.43
dc.titlePengaruh metode pengadukan model Gipsum dan air perendaman terhadap waktu penyerapan model kerja sebelum proses Duplicating pada pembuatan Frame Denture
dc.locationJakarta


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record