Show simple item record

dc.creatorMUHAMMAD IRFAN ZAKKY
dc.date
dc.date.accessioned2019-12-02T00:08:14Z
dc.date.available2019-12-02T00:08:14Z
dc.identifierhttp://perpus.poltekkesjkt2.ac.id/setiadi/index.php?p=show_detail&id=3094
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/70103
dc.descriptionPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh Virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Untuk melindungi dari tertularnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat dilakukan dengan cara pengendalian vektor. Berbagai upaya pengendalian vektor dilakukan demi memutus siklus hidup nyamuk sehingga memutus kontak antara manusia dengan vektor, diantaranya adalah dengan memutus siklus hidup nyamuk melalui dari larvanya dengan menggunakan abate sehingga nyamuk tidak menjadi dewasa. Penggunaan bubuk abate yang mengandung insektisida kimia secara terus menerus berdampak buruk terhadap lingkungan, untuk mengurangi permasalahan tersebut maka perlu dilakukan usaha untuk mendapatkan insektisida alternatif yang efektif dalam membunuh larva namun cepat dan mudah terurai, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Biji duku (Lancium Domesticum Corr) merupakan salah satu tanaman tradisional yang dapat digunakan sebagai larvasida nabati. Kandungan yang terdapat dalam biji duku yaitu berupa cerbirin, tanin, saponin dan terpenoid (steroid).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektifitas serbuk biji duku (Lancium Domesticum Corr) sebagai larvasida terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti.Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan post-test only control desain, dimana subyek dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok yang diberikan perlakuan. Sampel penelitian ini menggunakan larva nyamuk Aedes aegypti instar III, dan larvasida nabati yang digunakan serbuk biji duku, populasi larva yang digunakan sebanyak 900 ekor, dengan lima variasi konsentrasi serbuk biji duku yaitu 1,4%, 1,5%, 1,6%, 1,7%, dan 1,8% dan waktu kontak selama 24 jam.Hasil penelitian selama 24 jam adalah konsentrasi 1,4% kematian larva sebesar 20,7%; 1,5% kematian larva sebesar 31,3%; 1,6% kematian larva sebesar 46%; 1,7% kematian larva sebesar 56,7%; dan 1,8% kematian larva sebesar 68%. Sedangkan pada kontrol tidak terdapat kematian larva. Hasil probit di dapat pada konsentrasi 1,747% dengan kisaran konsentrasi yaitu dari 1,718% sampai 1,780%.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh konsentrasi efektif serbuk biji duku (Lancium Domesticum Corr) terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti dengan berbagai perlakuan. Serbuk biji duku efektif sebagai larvasida terhadap kematian larva nyamuk Aedes aegypti dengan diperoleh LC50 yang terletak pada konsentrasi 1,747%.Kepustakaan: 16 (2002-2019)Klasifikasi: Buku: 3 Metode Penelitian: 3 Peraturan: 4 Literatur: 4 Internet: 2
dc.format
dc.language
dc.publisher
dc.titleUJI COBA EFEKTIVITAS SERBUK BIJI DUKU (Lancium Domesticum Corr) SEBAGAI LARVASIDA TERHADAP LARVA Aedes aegypti DI LABORATORIUM ENTOMOLOGI JURUSAN KESEHATAN LINGKUNGAN POLTEKKES KEMENKES JAKARTA II TAHUN 2019


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record