Show simple item record

dc.creatorIntan Purnama Sari
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-02T01:52:47Z
dc.date.available2019-12-02T01:52:47Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=6103
dc.identifier
dc.identifier046 Int A
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/71679
dc.descriptionIntan Purnama Sari Asuhan Keperawatan Gangguan Oksigenasi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Di Ruang Belibis Rumah Sakit TK III Dr.Reksodiwiryo Padang 2019 Xii + 56 halaman, 1 tabel, 10 lampiran ABSTRAK Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) saat ini merupakan penyebab kematian terbanyak keempat di dunia tetapi diproyeksikan menjadi penyebab kematian ketiga pada tahun 2020. Penderita PPOk di Indonesia di Sumatera Barat mengalami peningkatan 40% (2014) dan 70% (2016). Jumlah penderita PPOK di Indonesia dengan prevelensi sebesar (3,0%). Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan asuhan keperawatan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen pada pasien PPOK di RS TK III Dr.Reksodiwiryo Padang tahun 2019. Penelitian dilakukan di Ruang Belibis RS TK III Dr.Reksodiwiryo Padang dimulai bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019. Populasi adalah semua pasien yang mengalami penyakit PPOK yaitu sebanyak 2 orang. Sampel yang diambil sebanyak 1 oarang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemilihan partisipan dengan sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan format tahapan proses keperawatan mulai dari pengkajian sampai pada evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian keperawatan yang dilakukan pada Ny.A secara umum sesuai dengan teori oksigenasi pada pasien PPOK. Pada Ny.A ditemukan diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif dan intoleransi aktivitas. Evaluasi pada Ny.A setelah dilakukan 5 hari tindakan keperawatan didapatkan masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian dan intoleransi aktivitas teratasi sebagian. Disarankan kepada pelayanan kesehatan terutama dalam memberikan asuhan keperawatan gangguan pemenuhan oksigen pada pasien PPOK dalam mengaplikasi teknik batuk efektif dan menyediakan tempat pembuangan sekret yang tertutup. Kata Kunci : PPOK, Oksigenasi, Asuhan Keperawatan Daftar Pustaka : 30 (2008 – 2016)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+Intan+Purnama+S.pdf
dc.subjectPPOK
dc.subjectNONE
dc.titleAsuhan Keperawatan Gangguan Oksigenasi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Di Ruang Belibis Rumah Sakit TK III Dr.Reksodiwiryo Padang 2019
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentxii, 67 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractIntan Purnama Sari Asuhan Keperawatan Gangguan Oksigenasi Pada Pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) Di Ruang Belibis Rumah Sakit TK III Dr.Reksodiwiryo Padang 2019 Xii + 56 halaman, 1 tabel, 10 lampiran ABSTRAK Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) saat ini merupakan penyebab kematian terbanyak keempat di dunia tetapi diproyeksikan menjadi penyebab kematian ketiga pada tahun 2020. Penderita PPOk di Indonesia di Sumatera Barat mengalami peningkatan 40% (2014) dan 70% (2016). Jumlah penderita PPOK di Indonesia dengan prevelensi sebesar (3,0%). Tujuan dari penelitian ini untuk menerapkan asuhan keperawatan gangguan pemenuhan kebutuhan oksigen pada pasien PPOK di RS TK III Dr.Reksodiwiryo Padang tahun 2019. Penelitian dilakukan di Ruang Belibis RS TK III Dr.Reksodiwiryo Padang dimulai bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019. Populasi adalah semua pasien yang mengalami penyakit PPOK yaitu sebanyak 2 orang. Sampel yang diambil sebanyak 1 oarang yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Pemilihan partisipan dengan sesuai dengan kriteria inklusi dan ekskusi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan format tahapan proses keperawatan mulai dari pengkajian sampai pada evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi dan studi dokumentasi. Hasil pengkajian keperawatan yang dilakukan pada Ny.A secara umum sesuai dengan teori oksigenasi pada pasien PPOK. Pada Ny.A ditemukan diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif dan intoleransi aktivitas. Evaluasi pada Ny.A setelah dilakukan 5 hari tindakan keperawatan didapatkan masalah bersihan jalan napas tidak efektif teratasi sebagian dan intoleransi aktivitas teratasi sebagian. Disarankan kepada pelayanan kesehatan terutama dalam memberikan asuhan keperawatan gangguan pemenuhan oksigen pada pasien PPOK dalam mengaplikasi teknik batuk efektif dan menyediakan tempat pembuangan sekret yang tertutup. Kata Kunci : PPOK, Oksigenasi, Asuhan Keperawatan Daftar Pustaka : 30 (2008 – 2016)
dc.hasPartKTIKP.1946


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record