Show simple item record

dc.creatorLaratesa Hadi
dc.date2019
dc.date.accessioned2019-12-02T01:54:07Z
dc.date.available2019-12-02T01:54:07Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=5867
dc.identifier
dc.identifier023 Lar P
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/71914
dc.descriptionLaratesa Hadi Perbedaan Efektivitas Masase Effleurage dan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Katif di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi, S.ST Kota Padang Tahun 2019 xiii + 55 halaman + 9 tabel + 5 gambar + 12 lampiran ABSTRAK Sebagian besar persalinan (90%) selalu disertai rasa nyeri sedangkan rasa nyeri pada persalinan merupakan hal yang lazim terjadi, nyeri selama persalinan merupakan proses fisiologis dan psikologis. Nyeri yang dialami ibu bersalin menjadi faktor penghambat dalam proses persalinan. Dengan adanya penatalaksanaan nyeri secara masase dan terapi murottal dapat meningkatkan rasa nyaman bagi ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas masase effleurage dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi,S.ST Kota Padang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain two group pretest-posttest design dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi,S.ST dari Bulan Oktober 2018 sampai Juni 2019. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1 Mei sampai 3 Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal. Dan didapatkan sampel sebanyak 32 orang. Data dikumpulkan dengan cara pengisian numeric rating sacle (NRS) menggunakan lembar observasi. Teknik pengolahan data terdiri dari editing, coding, entry, tabulating dan cleaning. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji T dependen, uji Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan rata-rata intensitas nyeri sebelum dilakukan masase effleurage adalah 7,81 dan sesudah dilakukan masase effleurage rata-rata intensitas nyeri berkurang menjadi 6,38. Sedangkan rata-rata intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi murottal Al-Qur’an adalah 8,19 dan sesudah dilakukan terapi murottal rata-rata nyeri berkurang menjadi 4,69. Selain itu, didapatkan hasil bahwa ada pengaruh dilakukan masase effleurage dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan nyeri persalinan dengan p-value sama-sama 0,00. Analisis bivariat menunjukkan ada perbedaan efektifitas masase effleurage dan murottal Al-Qur’an terhadap pengurangan nyeri persalinan (p-value = 0,001) Berdasarkan analisa diatas dapat disimpulkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an lebih efektif dibandingkan masase effleurage dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan. Saran kepada bidan Rika Hardi, S.ST agar dapat melanjutkan pemberian Murottal Al-Qur’an untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Kata kunci : Nyeri persalinan, Kala I fase aktif, effleurage, murottal Al-Q ur’an Daftar Pustaka : 25 (2001-2017)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/Laratesa+Hadi+184330581.pdf
dc.subjectMasase Effleurage
dc.subjectNONE
dc.titlePerbedaan Efektivitas Masase Effleurage dan Terapi Murottal Al-Qurâ an Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Katif di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi, S.ST Kota Padang Tahun 2019
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentxiii, 81 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractLaratesa Hadi Perbedaan Efektivitas Masase Effleurage dan Terapi Murottal Al-Qur’an Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I Fase Katif di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi, S.ST Kota Padang Tahun 2019 xiii + 55 halaman + 9 tabel + 5 gambar + 12 lampiran ABSTRAK Sebagian besar persalinan (90%) selalu disertai rasa nyeri sedangkan rasa nyeri pada persalinan merupakan hal yang lazim terjadi, nyeri selama persalinan merupakan proses fisiologis dan psikologis. Nyeri yang dialami ibu bersalin menjadi faktor penghambat dalam proses persalinan. Dengan adanya penatalaksanaan nyeri secara masase dan terapi murottal dapat meningkatkan rasa nyaman bagi ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas masase effleurage dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I fase aktif di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi,S.ST Kota Padang Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain two group pretest-posttest design dan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Penelitian dilakukan di Bidan Praktek Mandiri Rika Hardi,S.ST dari Bulan Oktober 2018 sampai Juni 2019. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 1 Mei sampai 3 Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin normal. Dan didapatkan sampel sebanyak 32 orang. Data dikumpulkan dengan cara pengisian numeric rating sacle (NRS) menggunakan lembar observasi. Teknik pengolahan data terdiri dari editing, coding, entry, tabulating dan cleaning. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji T dependen, uji Wilcoxon, dan Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan rata-rata intensitas nyeri sebelum dilakukan masase effleurage adalah 7,81 dan sesudah dilakukan masase effleurage rata-rata intensitas nyeri berkurang menjadi 6,38. Sedangkan rata-rata intensitas nyeri sebelum dilakukan terapi murottal Al-Qur’an adalah 8,19 dan sesudah dilakukan terapi murottal rata-rata nyeri berkurang menjadi 4,69. Selain itu, didapatkan hasil bahwa ada pengaruh dilakukan masase effleurage dan terapi murottal Al-Qur’an terhadap penurunan nyeri persalinan dengan p-value sama-sama 0,00. Analisis bivariat menunjukkan ada perbedaan efektifitas masase effleurage dan murottal Al-Qur’an terhadap pengurangan nyeri persalinan (p-value = 0,001) Berdasarkan analisa diatas dapat disimpulkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an lebih efektif dibandingkan masase effleurage dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan. Saran kepada bidan Rika Hardi, S.ST agar dapat melanjutkan pemberian Murottal Al-Qur’an untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Kata kunci : Nyeri persalinan, Kala I fase aktif, effleurage, murottal Al-Q ur’an Daftar Pustaka : 25 (2001-2017)
dc.hasPartSKRIPSIAJKB.1923


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record