Show simple item record

dc.creatorMutia Indra
dc.date2018
dc.date.accessioned2019-12-02T01:57:20Z
dc.date.available2019-12-02T01:57:20Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=5347
dc.identifier
dc.identifier028 Mut P
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/72433
dc.descriptionMutia Indra Pengaruh Pemberian Jus Buah Semangka Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Kecamatan Padang Timur Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2018 viii + 48 halaman, 2 grafik, 1 gambar, 8 tabel, 9 lampiran ABSTRAK Hipertensi adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan tekanan darah melebihi batas normal darah sistolik ≥ 140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, menyebutkan hipertensi adalah penyakit nomor satu di Indonesia dengan prevalensinya 25,8%. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat yaitu 22,6%, tertinggi di Kota Padang sebesar 38,3%. Prevalensi hipertensi di Puskesmas Andalas merupakan tertinggi di Kota Padang pada tahun 2016 yaitu 13,1%. Salah satu penatalaksanaan hipertensi adalah pengaturan diet dengan asupan makanan yang tinggi kalium dan serat. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah semangka terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kecamatan Padang Timur Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2018. Rancangan penelitian adalah eksperimen semu (pretest-posttest without control design), sampel diambil secara purposive sampling yang berjumlah 30 orang. Sampel diintervensi selama 5 hari dengan pemberian jus semangka sebanyak 375 ml. Data yang dikumpulkan yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik awal dan akhir responden. Analisis data univariat menggunakan ukuran nilai seperti mean, median, standar deviasi, nilai minimal dan nilai maximal. Analisis bivariat menggunakan Uji Non Parametrik Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara tekanan darah sistolik awal dan akhir (p=0,000 ) dan tekanan diastolik awal dan akhir (p=0,001) responden setelah pemberian jus buah semangka. Rata-rata tekanan darah awal sistolik 147,82 mmHg dan diastolik 97,4 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah akhir sistolik 133,9 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Saran kepada responden dapat menggunakan jus buah semangka sebagai salah satu pengobatan alternatif atau non farmakologis, dan untuk masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupannya, serta pada penelitian selanjutnya dapat menambah lama waktu pemberian jus dan mencampurkan dengan buah lainnya. Kata Kunci : Semangka, Tekanan Darah, Hipertensi, Jus Daftar Pustaka : 36 (2002-2017)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/FIX_GABUNGAN_SKRIPSI.pdf
dc.subjectHipertensi - Semangka
dc.subjectNONE
dc.titlePengaruh Pemberian Jus Buah Semangka Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Kecamatan Padang Timur Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2018
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentviii, 57 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractMutia Indra Pengaruh Pemberian Jus Buah Semangka Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Kecamatan Padang Timur Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2018 viii + 48 halaman, 2 grafik, 1 gambar, 8 tabel, 9 lampiran ABSTRAK Hipertensi adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan tekanan darah melebihi batas normal darah sistolik ≥ 140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013, menyebutkan hipertensi adalah penyakit nomor satu di Indonesia dengan prevalensinya 25,8%. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat yaitu 22,6%, tertinggi di Kota Padang sebesar 38,3%. Prevalensi hipertensi di Puskesmas Andalas merupakan tertinggi di Kota Padang pada tahun 2016 yaitu 13,1%. Salah satu penatalaksanaan hipertensi adalah pengaturan diet dengan asupan makanan yang tinggi kalium dan serat. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah semangka terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kecamatan Padang Timur Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang Tahun 2018. Rancangan penelitian adalah eksperimen semu (pretest-posttest without control design), sampel diambil secara purposive sampling yang berjumlah 30 orang. Sampel diintervensi selama 5 hari dengan pemberian jus semangka sebanyak 375 ml. Data yang dikumpulkan yaitu tekanan darah sistolik dan diastolik awal dan akhir responden. Analisis data univariat menggunakan ukuran nilai seperti mean, median, standar deviasi, nilai minimal dan nilai maximal. Analisis bivariat menggunakan Uji Non Parametrik Wilcoxon dengan tingkat kepercayaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara tekanan darah sistolik awal dan akhir (p=0,000 ) dan tekanan diastolik awal dan akhir (p=0,001) responden setelah pemberian jus buah semangka. Rata-rata tekanan darah awal sistolik 147,82 mmHg dan diastolik 97,4 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah akhir sistolik 133,9 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Saran kepada responden dapat menggunakan jus buah semangka sebagai salah satu pengobatan alternatif atau non farmakologis, dan untuk masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupannya, serta pada penelitian selanjutnya dapat menambah lama waktu pemberian jus dan mencampurkan dengan buah lainnya. Kata Kunci : Semangka, Tekanan Darah, Hipertensi, Jus Daftar Pustaka : 36 (2002-2017)
dc.hasPartSKRIPSIGZ.1828


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record