Show simple item record

dc.creatorYuli Harmelia
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-02T02:01:21Z
dc.date.available2019-12-02T02:01:21Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=4738
dc.identifier
dc.identifier081 Yul F
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/73028
dc.descriptionYuli Harmelia Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Deteksi Dini Kanker Serviks di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2017 xi + 70 Halaman + 8 Tabel + 3 Gambar + 13 Lampiran ABSTRAK Menurut WHO, deteksi dini metode IVA dengan cakupan minimal 80% selama lima tahun akan menurunkan insiden kanker serviks sampai 83,6%. Data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2015 ditemukan IVA positif 10,5% dan meningkat pada tahun 2016 menjadi 12% IVA positif dari jumlah kunjungan 333 orang. Masih rendah pencapaian deteksi dini kanker serviks dan masih jauh dari target yaitu 50%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional yang telah dilakukan pada bulan Mei-November 2017 di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir. Populasi semua ibu PUS berjumlah 979 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling yang berjumlah 93 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 54,8% ibu PUS tidak melakukan deteksi dini kanker serviks. Sebesar 59,1% ibu PUS memiliki tingkat pengetahuan rendah. Sebesar 57% ibu PUS tidak mendapat dukungan dari suami. Sebesar 55,9% peran petugas kesehatan kurang baik. Ada hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,000), dukungan suami (p = 0,000) dan peran petugas kesehatan (p = 0,000) dengan deteksi dini kanker serviks. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan, dukungan suami dan peran petugas kesehatan mempengaruhi ibu PUS dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka harapan peneliti kepada petugas Puskesmas untuk lebih sering melakukan penyuluhan tentang pengertian, manfaat, kekurangan, sasaran deteksi dini kanker serviks dan waktu pemeriksaan deteksi dini kanker serviks minimal 2 kali dalam satu bulan kepada ibu PUS dan mengajak ibu PUS untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks serta perlu adanya peran aktif suami dalam memberikan informasi kepada istri untuk melakukan deteksi dini kanker serviks sebagai deteksi dini dari penyakit kanker serviks. Kata Kunci : Deteksi Dini Kanker Serviks, Tingkat Pengetahuan, Dukungan Suami, Peran Petugas Kesehatan Daftar Pustaka : 39 (2007 – 2016)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/
dc.subjectKanker Serviks
dc.subjectNONE
dc.titleFaktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Deteksi Dini Kanker Serviks Di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2017
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extent
dc.abstractYuli Harmelia Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Deteksi Dini Kanker Serviks di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir Tahun 2017 xi + 70 Halaman + 8 Tabel + 3 Gambar + 13 Lampiran ABSTRAK Menurut WHO, deteksi dini metode IVA dengan cakupan minimal 80% selama lima tahun akan menurunkan insiden kanker serviks sampai 83,6%. Data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2015 ditemukan IVA positif 10,5% dan meningkat pada tahun 2016 menjadi 12% IVA positif dari jumlah kunjungan 333 orang. Masih rendah pencapaian deteksi dini kanker serviks dan masih jauh dari target yaitu 50%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional yang telah dilakukan pada bulan Mei-November 2017 di Kelurahan Padang Pasir Wilayah Kerja Puskesmas Padang Pasir. Populasi semua ibu PUS berjumlah 979 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah cluster random sampling yang berjumlah 93 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian didapatkan 54,8% ibu PUS tidak melakukan deteksi dini kanker serviks. Sebesar 59,1% ibu PUS memiliki tingkat pengetahuan rendah. Sebesar 57% ibu PUS tidak mendapat dukungan dari suami. Sebesar 55,9% peran petugas kesehatan kurang baik. Ada hubungan tingkat pengetahuan (p = 0,000), dukungan suami (p = 0,000) dan peran petugas kesehatan (p = 0,000) dengan deteksi dini kanker serviks. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan, dukungan suami dan peran petugas kesehatan mempengaruhi ibu PUS dalam melakukan deteksi dini kanker serviks, maka harapan peneliti kepada petugas Puskesmas untuk lebih sering melakukan penyuluhan tentang pengertian, manfaat, kekurangan, sasaran deteksi dini kanker serviks dan waktu pemeriksaan deteksi dini kanker serviks minimal 2 kali dalam satu bulan kepada ibu PUS dan mengajak ibu PUS untuk melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker serviks serta perlu adanya peran aktif suami dalam memberikan informasi kepada istri untuk melakukan deteksi dini kanker serviks sebagai deteksi dini dari penyakit kanker serviks. Kata Kunci : Deteksi Dini Kanker Serviks, Tingkat Pengetahuan, Dukungan Suami, Peran Petugas Kesehatan Daftar Pustaka : 39 (2007 – 2016)
dc.hasPartSKRIPSIKB.1781


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record