Show simple item record

dc.creatorNanda Putri
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-02T02:02:57Z
dc.date.available2019-12-02T02:02:57Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=4540
dc.identifier
dc.identifier036 Nan F
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/73221
dc.descriptionNanda Putri Faktor Risiko Asupan Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunted Pada Anak Balita (12-59 Bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2017 vi + 54 halaman, 13 tabel, 6 lampiran ABSTRAK Kesehatan merupakan salah satu dimensi dasar pembangunan manusia. Indikator pencapaian pembangunan kesehatan adalah status gizi anak usia bawah lima tahun (balita). Kekurangan akan kebutuhan zat gizi pada masa ini dapat mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan anak seperti stunted. Prevalensi kejadian anak balita stunted di kota Pariaman sebesar 12,6% sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Marunggi yaitu 17,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko asupan zat gizi mikro dengan kejadian stunted pada anak balita (12-59 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman tahun 2017. Penelitian ini bersifat observasional menggunakan desain kasus kontrol. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak balita (12-59 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman dengan jumlah sampel 38 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu porpusive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran antropometri, wawancara dengan menggunakan format FQ-FFQ. Uji statistik yang digunakan untuk pengolahan data adalah uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan vitamin A yang kurang dengan stunted (p-value = 0,000) dengan peluang risiko 50,4 kali untuk mengalami stunted. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium yang kurang dengan stunted (p-value = 0,042) dengan peluang risiko 10,5 kali untuk mengalami stunted. Asupan zink tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan stunted (p-value = 0,09). Saran yang dapat diberikan kepada petugas kesehatan setempat untuk melakukan upaya pencegahan ataupun penanggulangan risiko stunted dengan melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat terutama ibu yang memiliki balita mengenai asupan zat gizi mikro agar asupan zat gizi mikro pada anak balita tercukupi. Kata kunci : Stunted, asupan vitamin A, asupan kalsium dan asupan zink Daftar bacaan: 37 (1995-2016)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/Nanda+Putri+Skripsi+DIV+Gizi+2017.pdf
dc.subjectStunted - Anak Balita
dc.subjectNONE
dc.titleFaktor Risiko Asupan Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunted Pada Anak Balita (12-59 Bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2017
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentvi, 54 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractNanda Putri Faktor Risiko Asupan Zat Gizi Mikro Dengan Kejadian Stunted Pada Anak Balita (12-59 Bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Tahun 2017 vi + 54 halaman, 13 tabel, 6 lampiran ABSTRAK Kesehatan merupakan salah satu dimensi dasar pembangunan manusia. Indikator pencapaian pembangunan kesehatan adalah status gizi anak usia bawah lima tahun (balita). Kekurangan akan kebutuhan zat gizi pada masa ini dapat mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan anak seperti stunted. Prevalensi kejadian anak balita stunted di kota Pariaman sebesar 12,6% sedangkan di wilayah kerja Puskesmas Marunggi yaitu 17,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko asupan zat gizi mikro dengan kejadian stunted pada anak balita (12-59 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman tahun 2017. Penelitian ini bersifat observasional menggunakan desain kasus kontrol. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak balita (12-59 bulan) di wilayah kerja Puskesmas Marunggi Kota Pariaman dengan jumlah sampel 38 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu porpusive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran antropometri, wawancara dengan menggunakan format FQ-FFQ. Uji statistik yang digunakan untuk pengolahan data adalah uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan vitamin A yang kurang dengan stunted (p-value = 0,000) dengan peluang risiko 50,4 kali untuk mengalami stunted. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kalsium yang kurang dengan stunted (p-value = 0,042) dengan peluang risiko 10,5 kali untuk mengalami stunted. Asupan zink tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan stunted (p-value = 0,09). Saran yang dapat diberikan kepada petugas kesehatan setempat untuk melakukan upaya pencegahan ataupun penanggulangan risiko stunted dengan melakukan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat terutama ibu yang memiliki balita mengenai asupan zat gizi mikro agar asupan zat gizi mikro pada anak balita tercukupi. Kata kunci : Stunted, asupan vitamin A, asupan kalsium dan asupan zink Daftar bacaan: 37 (1995-2016)
dc.hasPartSKRIPSIGZ.1736


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record