Show simple item record

dc.creatorAnesa Fitria Afni
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-02T02:03:46Z
dc.date.available2019-12-02T02:03:46Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=4436
dc.identifier
dc.identifier010 Ane H
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/73324
dc.descriptionAnesa Fitria Afni Hubungan Keterpaparan Media Massa dengan Perilaku Pencegahan Keputihan Patologis di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2017 xiv + 53 halaman + 5 tabel + 2 gambar + 11 lampiran ABSTRAK Keputihan patologis merupakan gejala awal infeksi genetalia yang umum di derita wanita usia subur. Data penelitian kesehatan reproduksi dunia melaporkan bahwa 30% wanita usia subur mengalami infeksi bakterial vaginosis, 75% pernah mengalami vulvovaginal kandidiasis, dan 40%-45% mengalami sebanyak dua kali atau lebih. Kota Padang berada pada peringkat pertama kasus infeksi genetalia di Sumatera Barat, dan insiden tertinggi di Puskesmas Seberang Padang dengan 566 orang pengidap bakterial vaginosis, kandidiasis, herpes genitalia dll. Perilaku pencegahan keputihan patologis dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya media massa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017 – Mei 2017. Populasinya adalah semua wanita pasangan usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Seberang Padang sebanyak 2518 orang. Teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling, dengan total sampel sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner keterpaparan media massa dan perilaku pencegahan keputihan patologis. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 52,3% responden terpapar media massa rendah dan 50% responden memiliki perilaku pencegahan keputihan patologis rendah,. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang bermakna antara keterpaparan media massa dengam perilaku pencegahan keputihan patologis (p = 0,031). Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis. Pemberian penyuluhan dan pendidikan kesehatan yang merata dengan memanfaatkan media massa setempat dapat membantu meningkatkan perilaku pencegahan keputihan pada wanita pasangan usia subur. Kata kunci : “Perilaku, keputihan patologis, media massa Daftar Pustaka : 42 (2007-2017)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/SKRIPSI.pdf
dc.subjectKeputihan Patologis
dc.subjectNONE
dc.titleHubungan Keterpaparan Media Massa dengan Perilaku Pencegahan Keputihan Patologis di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2017
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentxiv, 53 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractAnesa Fitria Afni Hubungan Keterpaparan Media Massa dengan Perilaku Pencegahan Keputihan Patologis di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2017 xiv + 53 halaman + 5 tabel + 2 gambar + 11 lampiran ABSTRAK Keputihan patologis merupakan gejala awal infeksi genetalia yang umum di derita wanita usia subur. Data penelitian kesehatan reproduksi dunia melaporkan bahwa 30% wanita usia subur mengalami infeksi bakterial vaginosis, 75% pernah mengalami vulvovaginal kandidiasis, dan 40%-45% mengalami sebanyak dua kali atau lebih. Kota Padang berada pada peringkat pertama kasus infeksi genetalia di Sumatera Barat, dan insiden tertinggi di Puskesmas Seberang Padang dengan 566 orang pengidap bakterial vaginosis, kandidiasis, herpes genitalia dll. Perilaku pencegahan keputihan patologis dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya media massa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis di Puskesmas Seberang Padang Tahun 2017. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017 – Mei 2017. Populasinya adalah semua wanita pasangan usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Seberang Padang sebanyak 2518 orang. Teknik pengambilan sampel secara consecutive sampling, dengan total sampel sebanyak 42 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner keterpaparan media massa dan perilaku pencegahan keputihan patologis. Analisis data terdiri dari univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan 52,3% responden terpapar media massa rendah dan 50% responden memiliki perilaku pencegahan keputihan patologis rendah,. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang bermakna antara keterpaparan media massa dengam perilaku pencegahan keputihan patologis (p = 0,031). Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara keterpaparan media massa dengan perilaku pencegahan keputihan patologis. Pemberian penyuluhan dan pendidikan kesehatan yang merata dengan memanfaatkan media massa setempat dapat membantu meningkatkan perilaku pencegahan keputihan pada wanita pasangan usia subur. Kata kunci : “Perilaku, keputihan patologis, media massa Daftar Pustaka : 42 (2007-2017)
dc.hasPartSKRIPSIKB.1710


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record