Show simple item record

dc.creatorSuci Ratu Masyeni
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-02T02:03:47Z
dc.date.available2019-12-02T02:03:47Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=4434
dc.identifier
dc.identifier012 Suc H
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/73326
dc.descriptionSuci Ratu Masyeni Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Kombinasi dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2017 xiv + 56 halaman, 5 tabel, 3 gambar, 8 lampiran. ABSTRAK Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat sekitar 28,8% pada wanita, dimana salah satu penyebabnya adalah penggunaan kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi hormonal merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh akseptor di Puskesmas Lubuk Begalung sebanyak 98%. Kontrasepsi yang sering dipilih yaitu pil, suntik dan implant. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah pada akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survey analitik, dengan disain cross sectional. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 18 April sampai 10 Mei 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor KB di RW IV dan RW VI Kelurahan Parak Laweh yang berjumlah 323 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan pengukuran tekanan darah akseptor. Data dianalisis menggunakan komputerisasi dengan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan akseptor yang mengalami peningkatan tekanan darah sebanyak 53,9% dan yang menggunakan kontrasepsi hormonal kombinasi sebanyak 55,3%. Pada akseptor yang menggunakan kontrasepsi hormonal kombinasi 66,7% mengalami peningkatan tekanan darah. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah (p=0,025). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah pada akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh. Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan konseling KB kepada akseptor agar memilih metode kontrasepsi yang efektif dan memiliki efek samping yang lebih ringan. Kata Kunci :”Kontrasepsi Hormonal Kombinasi, Peningkatan Tekanan Darah”. Daftar Pustaka : 33 (2004-2017)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/SKRIPSI.pdf
dc.subjectKontrasepsi Hormonal
dc.subjectNONE
dc.titleHubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Kombinasi dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2017
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentxiv, 56 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractSuci Ratu Masyeni Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Kombinasi dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2017 xiv + 56 halaman, 5 tabel, 3 gambar, 8 lampiran. ABSTRAK Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat sekitar 28,8% pada wanita, dimana salah satu penyebabnya adalah penggunaan kontrasepsi hormonal. Kontrasepsi hormonal merupakan kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh akseptor di Puskesmas Lubuk Begalung sebanyak 98%. Kontrasepsi yang sering dipilih yaitu pil, suntik dan implant. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah pada akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survey analitik, dengan disain cross sectional. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 18 April sampai 10 Mei 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Akseptor KB di RW IV dan RW VI Kelurahan Parak Laweh yang berjumlah 323 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan pengukuran tekanan darah akseptor. Data dianalisis menggunakan komputerisasi dengan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan akseptor yang mengalami peningkatan tekanan darah sebanyak 53,9% dan yang menggunakan kontrasepsi hormonal kombinasi sebanyak 55,3%. Pada akseptor yang menggunakan kontrasepsi hormonal kombinasi 66,7% mengalami peningkatan tekanan darah. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah (p=0,025). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal kombinasi dengan peningkatan tekanan darah pada akseptor KB di Kelurahan Parak Laweh. Diharapkan petugas kesehatan dapat meningkatkan konseling KB kepada akseptor agar memilih metode kontrasepsi yang efektif dan memiliki efek samping yang lebih ringan. Kata Kunci :”Kontrasepsi Hormonal Kombinasi, Peningkatan Tekanan Darah”. Daftar Pustaka : 33 (2004-2017)
dc.hasPartSKRIPSIKB.1712


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record