Show simple item record

dc.creatorJunia Dita Rolencia
dc.date2017
dc.date.accessioned2019-12-02T02:03:50Z
dc.date.available2019-12-02T02:03:50Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=4426
dc.identifier
dc.identifier046 Jun P
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/73334
dc.descriptionJunia Dita Rolencia Pengaruh Minuman Jahe terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang Tahun 2016 vii+ 69 halaman+8tabel+6 gambar+ 10 lampiran ABSTRAK Emesis gravidarumatau mual muntah dalam kehamilanadalah hal fisiologis yang terjadi pada kehamilan trimester I. Berdasarkan data pendokumentasian ibu hamil trimester I sebanyak 84,3% mengalami emesis gravidarum. Studi pendahuluan dilakukan di wilayah kerja puskesmas Nanggalo dengan homogenitas suku yang sama. Ketidaknyamanan ini bisa diatasi salah satunya dengan jahe. Gingerol sebagai bahan aktif jahe sudah teridentifikasi dapat menurunkan emesis gravidarum.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Padang tahun 2016. Metode penelitian eksperimental dengan jenis penelitian quasi eksperimen menggunakan rancangan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai April 2017 di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Populasi adalah ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel 16, menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan lembar pertanyaan. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen dengan komputerisasi. Hasil penelitian rata-rata emesis gravidarum sebelum perlakuan yaitu 4 kali per hari dan sesudah perlakuan yaitu 2 kali per hari. Setelah dilakukan uji t paired simple didapatkan rata-rata selisih sebelum dan sesudah perlakuan adalah 2 kali per hari. Ho ditolak dengan p value = 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar menambah literatur kebidanan, dapat dijadikan salah satu alternatif menurunkan mual dan muntah serta sebagai pembanding untuk mengembangkan penelitian yang lebih lanjut, serta melanjutkan penelitian dalam bentuk sediaan yang lebih praktis. Kata Kunci : “Minuman Jahe, Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester I” Daftar Pustaka : 37 (1995-2016)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/JUNIA+DITA+ROLENCIA.pdf
dc.subjectEmesis Gravidarum
dc.subjectNONE
dc.titlePengaruh Minuman Jahe terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang Tahun 2016
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentvii, 69 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractJunia Dita Rolencia Pengaruh Minuman Jahe terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang Tahun 2016 vii+ 69 halaman+8tabel+6 gambar+ 10 lampiran ABSTRAK Emesis gravidarumatau mual muntah dalam kehamilanadalah hal fisiologis yang terjadi pada kehamilan trimester I. Berdasarkan data pendokumentasian ibu hamil trimester I sebanyak 84,3% mengalami emesis gravidarum. Studi pendahuluan dilakukan di wilayah kerja puskesmas Nanggalo dengan homogenitas suku yang sama. Ketidaknyamanan ini bisa diatasi salah satunya dengan jahe. Gingerol sebagai bahan aktif jahe sudah teridentifikasi dapat menurunkan emesis gravidarum.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Padang tahun 2016. Metode penelitian eksperimental dengan jenis penelitian quasi eksperimen menggunakan rancangan one group pretest postest design. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai April 2017 di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Populasi adalah ibu hamil trimester I dengan jumlah sampel 16, menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan lembar observasi dan lembar pertanyaan. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji t dependen dengan komputerisasi. Hasil penelitian rata-rata emesis gravidarum sebelum perlakuan yaitu 4 kali per hari dan sesudah perlakuan yaitu 2 kali per hari. Setelah dilakukan uji t paired simple didapatkan rata-rata selisih sebelum dan sesudah perlakuan adalah 2 kali per hari. Ho ditolak dengan p value = 0,000 < 0,05 artinya ada pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Kesimpulan didapatkan ada pengaruh minuman jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar menambah literatur kebidanan, dapat dijadikan salah satu alternatif menurunkan mual dan muntah serta sebagai pembanding untuk mengembangkan penelitian yang lebih lanjut, serta melanjutkan penelitian dalam bentuk sediaan yang lebih praktis. Kata Kunci : “Minuman Jahe, Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester I” Daftar Pustaka : 37 (1995-2016)
dc.hasPartSKRIPSIKB.1746


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record