Show simple item record

dc.creatorYora Aghitya Khamel
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:13:07Z
dc.date.available2019-12-02T02:13:07Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=3085
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/74657
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Yora Aghitya Khamel Hubungan Asupan Lemak dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di Poli Jantung RSUP Dr.M Djamil Padang Tahun 2015 vi + 45 halaman, 17 tabel, 1 skema, 5 lampiran ABSTRAK Prevalensi Penyakit Jantug Koroner (PJK) di Sumatera Barat tahun 2013 adalah 4,1 %. PJK adalah suatu kelainan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen jantung dengan aliran darah pada arteri koronaria, yang disebabkan oleh aterosklerosis. PJK dapat disebabkan oleh pertambahan usia, jenis kelamin, faktor genetik, hiperlipidemia, hipertensi, merokok, diabetes, obesitas dan kurangnya aktifitas fisik. Penelitian ini betujuan untuk melihat hubungan asupan lemak dan aktifitas fisik dengan kejadian PJK pada pasien di poli jantung RSUP.Dr. M Djamil Padang. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional pada bulan September 2014 – Juni 2015 dengan sampel pasien yang ada di poli jantung RSUP. Dr. M Djamil Padang yang berjumlah 43 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer yang meliputi umur, jenis kelamin, asupan lemak, dan aktifitas fisik. Serta data skunder meliputi jenis penyakit, berat badan dan tinggi badan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dianalisa menggunakan spss dengan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden (65,1%) mengalami PJK , responden dengan asupan lemak berlebih (67,4%), dan responden dengan aktifitas fisik ringan (69,8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak dengan PJK dan antara aktifitas fisik dengan PJK. Disarankan kepada responden untuk membatasi konsumsi lemak dan meningkatkan aktifitas fisik. Kepada RSUP. Dr.M.Djamil Padang disarankan untuk memberikan penjelasan tentang asupan lemak dan aktifitas fisik kepada responden. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kasus kontrol. Kata kunci (key Word) : PJK, Asupan Lemak, Aktifitas Fisik Daftar Pustaka: 24 (1985-2014)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+Perpus.pdf
dc.subjectAsupan Lemak - Aktifitas Fisik
dc.subjectNONE
dc.titleHubungan Asupan Lemak dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di Poli Jantung RSUP Dr.M Djamil Padang Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentvi, 71 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Yora Aghitya Khamel Hubungan Asupan Lemak dan Aktifitas Fisik dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di Poli Jantung RSUP Dr.M Djamil Padang Tahun 2015 vi + 45 halaman, 17 tabel, 1 skema, 5 lampiran ABSTRAK Prevalensi Penyakit Jantug Koroner (PJK) di Sumatera Barat tahun 2013 adalah 4,1 %. PJK adalah suatu kelainan yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen jantung dengan aliran darah pada arteri koronaria, yang disebabkan oleh aterosklerosis. PJK dapat disebabkan oleh pertambahan usia, jenis kelamin, faktor genetik, hiperlipidemia, hipertensi, merokok, diabetes, obesitas dan kurangnya aktifitas fisik. Penelitian ini betujuan untuk melihat hubungan asupan lemak dan aktifitas fisik dengan kejadian PJK pada pasien di poli jantung RSUP.Dr. M Djamil Padang. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional pada bulan September 2014 – Juni 2015 dengan sampel pasien yang ada di poli jantung RSUP. Dr. M Djamil Padang yang berjumlah 43 orang. Data yang dikumpulkan adalah data primer yang meliputi umur, jenis kelamin, asupan lemak, dan aktifitas fisik. Serta data skunder meliputi jenis penyakit, berat badan dan tinggi badan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dianalisa menggunakan spss dengan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah responden (65,1%) mengalami PJK , responden dengan asupan lemak berlebih (67,4%), dan responden dengan aktifitas fisik ringan (69,8%). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan lemak dengan PJK dan antara aktifitas fisik dengan PJK. Disarankan kepada responden untuk membatasi konsumsi lemak dan meningkatkan aktifitas fisik. Kepada RSUP. Dr.M.Djamil Padang disarankan untuk memberikan penjelasan tentang asupan lemak dan aktifitas fisik kepada responden. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan metode kasus kontrol. Kata kunci (key Word) : PJK, Asupan Lemak, Aktifitas Fisik Daftar Pustaka: 24 (1985-2014)
dc.hasPartKTIGZ.1516


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record