Show simple item record

dc.creatorYesenia Mucthiah
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:14:10Z
dc.date.available2019-12-02T02:14:10Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2941
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/74799
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Yesenia Mucthiah Perbedaan Pengetahuan Gizi dan Asupan Purin pada Pasien Hiperurisemia di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2015 viii + 54 halaman, 12 tabel, 6 lampiran ABSTRAK Penyakit asam urat adalah serangan radang persendian, yang disebabkan oleh deposit atau penimbunan kristal urat di persendian. Prevalensi penyakit asam urat tahun 2013 adalah 24,7, angka ini mengalami penurunan dari tahun 2007. Namun prevalensi penyakit asam urat di Sumatra barat masih diatas angka nasional (33,0%). Penderita gout di RSUP M. Djamil pada tahun 2009 adalah 42 pasien, tahun 2010 sebanyak 54 orang dan tahun 2013 sebanyak 75 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pengetahuan gizi dan asupan purin merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pengetahuan gizi dan asupan purin pada pasien hiperurisemia di RSUP Dr. M. Djamil dan RSUD dr. Rasidin Padang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. sampel adalah pasien yang asam uratnya tinggi di RSUP Dr. M. Djamil dan RSUD dr. Rasidin Padang dengan jumlah 40 orang yang diambil menggunakan purposive sampling. Data primer didapatkan melalui wawancara untuk data pengetahuan gizi dan asupan purin. Sedangkan data sekunder dari catatan rekam medik. Jenis uji yang dilakukan adalah uji t independent dengan tingkat kepecayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan gizi pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan kategori baik (80%) dan di RSUD dr. Rasidin dengan kategori baik (20%). Asupan purin pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan risiko rendah (90%) dan di RSUD dr. Rasidin dengan risiko rendah (100%). Hasil analisis bivariat terdapat adanya perbedaan antara pengetahuan gizi di RSUP Dr. M. Djamil dengan RSUD dr. Rasidin, namun tidak adanya perbedaan antara asupan purin pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan RSUD dr. Rasidin Saran yang dapat diberikan untuk RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUD Rasidin adalah diharapkan kepada petugas untuk dapat memberikan konsultasi kepada pasien dan keluarga terkait penanggulangan asam urat sehingga tidak banyak lagi pasien yang berobat dengan keluhan yang sama. Bagi masyarakat diharapkan untuk menjaga pola hidup yang sehat untuk menghindari asam urat. Bagi peneliti lain, bisa menjadikan KTI ini sebagai referensi selanjutnya. Kata Kunci : Hiperurisemia, Pengetahuan Gizi, Asupan Purin Daftar Pustaka : 26 (2000-2014)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+LENGKAP.pdf
dc.subjectHiperurisemia
dc.subjectNONE
dc.titlePerbedaan Pengetahuan Gizi dan Asupan Purin pada Pasien Hiperurisemia di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentviii, 72 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Yesenia Mucthiah Perbedaan Pengetahuan Gizi dan Asupan Purin pada Pasien Hiperurisemia di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan RSUD dr. Rasidin Padang Tahun 2015 viii + 54 halaman, 12 tabel, 6 lampiran ABSTRAK Penyakit asam urat adalah serangan radang persendian, yang disebabkan oleh deposit atau penimbunan kristal urat di persendian. Prevalensi penyakit asam urat tahun 2013 adalah 24,7, angka ini mengalami penurunan dari tahun 2007. Namun prevalensi penyakit asam urat di Sumatra barat masih diatas angka nasional (33,0%). Penderita gout di RSUP M. Djamil pada tahun 2009 adalah 42 pasien, tahun 2010 sebanyak 54 orang dan tahun 2013 sebanyak 75 orang. Angka ini menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pengetahuan gizi dan asupan purin merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pengetahuan gizi dan asupan purin pada pasien hiperurisemia di RSUP Dr. M. Djamil dan RSUD dr. Rasidin Padang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. sampel adalah pasien yang asam uratnya tinggi di RSUP Dr. M. Djamil dan RSUD dr. Rasidin Padang dengan jumlah 40 orang yang diambil menggunakan purposive sampling. Data primer didapatkan melalui wawancara untuk data pengetahuan gizi dan asupan purin. Sedangkan data sekunder dari catatan rekam medik. Jenis uji yang dilakukan adalah uji t independent dengan tingkat kepecayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan gizi pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan kategori baik (80%) dan di RSUD dr. Rasidin dengan kategori baik (20%). Asupan purin pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan risiko rendah (90%) dan di RSUD dr. Rasidin dengan risiko rendah (100%). Hasil analisis bivariat terdapat adanya perbedaan antara pengetahuan gizi di RSUP Dr. M. Djamil dengan RSUD dr. Rasidin, namun tidak adanya perbedaan antara asupan purin pasien di RSUP Dr. M. Djamil dengan RSUD dr. Rasidin Saran yang dapat diberikan untuk RSUP Dr. M. Djamil Padang dan RSUD Rasidin adalah diharapkan kepada petugas untuk dapat memberikan konsultasi kepada pasien dan keluarga terkait penanggulangan asam urat sehingga tidak banyak lagi pasien yang berobat dengan keluhan yang sama. Bagi masyarakat diharapkan untuk menjaga pola hidup yang sehat untuk menghindari asam urat. Bagi peneliti lain, bisa menjadikan KTI ini sebagai referensi selanjutnya. Kata Kunci : Hiperurisemia, Pengetahuan Gizi, Asupan Purin Daftar Pustaka : 26 (2000-2014)
dc.hasPartKTIGZ.1576


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record