Show simple item record

dc.creatorSuci Aisyah
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:14:42Z
dc.date.available2019-12-02T02:14:42Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2864
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/74902
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Suci Aisyah Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Remaja Awal Dalam Masa Pubertas Di SMP 22 Padang Tahun 2015 vii+73 halaman+9 lampiran ABSTRAK Masa remaja identik denga pubertas karena terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial, karena perubahan tersebut terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh remaja. Hal ini terjadi di SMP 22 Padang seperti siswa yang tinggal kelas, bolos, merokok, bicara kasar dan tawuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan remaja awal dalam masa pubertas di SMP 22 Padang tahun 2015. Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian Crossectional Study. Penelitian dilakukan dari bulan Desember 2014 sampai Juni 2015 di SMP 22 Padang. Populasi berjumlah 276 siswa, pengambilan sampel dilakukan secara Proportionate Random Sampling dengan jumlah sampel 74 siswa. Pengolahan data melalui tahap editing, coding, processing, dan cleaning. Analisa dilakukan secara univariat berupa distribusi frekuensi dengan persentase, analisa bivariat dengan uji Chi – Square =0,05. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari separoh (40,5%) siswa melakukan tindakan kurang baik dalam masa pubertas, sebagian kecil (24,3%) siswa memiliki pengetahuan kurang baik, kurang dari separoh (37,8%) siswa memiliki sikap negatif dan kurang dari separoh (29,7%) siswa memperoleh dukungan orang tua yang kurang baik. Hasil uji statistik didapatkan adanya hubungan yang antara pengetahuan dengan tindakan, sikap dengan tindakan dan dukungan orang tua dengan tindakan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada kepala sekolah agar memberikan perhatian kepada siswa agar penyimpangan di sekolah menurun dengan memberikan sanksi agar lebih disiplin, menambah kegiatan ekstrakulikuler, sosial dan penanaman nilai agama, mengadakan konseling pubertas, mengembangkan minat yang disukai siswa dan meminta pada orang tua untuk memberikan pengawasan terhadap pertumbuhan dan perkembangan siswa. Kata Kunci (Key Word) : Tindakan, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Orang Tua Daftar Pustaka : 30 (1980-2013)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI.pdf
dc.subjectDukungan Orang Tua
dc.subjectNONE
dc.titleFaktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Remaja Awal Dalam Masa Pubertas Di SMP 22 Padang Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentvii, 82 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Suci Aisyah Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tindakan Remaja Awal Dalam Masa Pubertas Di SMP 22 Padang Tahun 2015 vii+73 halaman+9 lampiran ABSTRAK Masa remaja identik denga pubertas karena terjadi perubahan fisik, psikis dan sosial, karena perubahan tersebut terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh remaja. Hal ini terjadi di SMP 22 Padang seperti siswa yang tinggal kelas, bolos, merokok, bicara kasar dan tawuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan remaja awal dalam masa pubertas di SMP 22 Padang tahun 2015. Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian Crossectional Study. Penelitian dilakukan dari bulan Desember 2014 sampai Juni 2015 di SMP 22 Padang. Populasi berjumlah 276 siswa, pengambilan sampel dilakukan secara Proportionate Random Sampling dengan jumlah sampel 74 siswa. Pengolahan data melalui tahap editing, coding, processing, dan cleaning. Analisa dilakukan secara univariat berupa distribusi frekuensi dengan persentase, analisa bivariat dengan uji Chi – Square =0,05. Hasil penelitian menunjukkan kurang dari separoh (40,5%) siswa melakukan tindakan kurang baik dalam masa pubertas, sebagian kecil (24,3%) siswa memiliki pengetahuan kurang baik, kurang dari separoh (37,8%) siswa memiliki sikap negatif dan kurang dari separoh (29,7%) siswa memperoleh dukungan orang tua yang kurang baik. Hasil uji statistik didapatkan adanya hubungan yang antara pengetahuan dengan tindakan, sikap dengan tindakan dan dukungan orang tua dengan tindakan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada kepala sekolah agar memberikan perhatian kepada siswa agar penyimpangan di sekolah menurun dengan memberikan sanksi agar lebih disiplin, menambah kegiatan ekstrakulikuler, sosial dan penanaman nilai agama, mengadakan konseling pubertas, mengembangkan minat yang disukai siswa dan meminta pada orang tua untuk memberikan pengawasan terhadap pertumbuhan dan perkembangan siswa. Kata Kunci (Key Word) : Tindakan, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Orang Tua Daftar Pustaka : 30 (1980-2013)
dc.hasPartKTIKP.1557


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record