Show simple item record

dc.creatorKuntum Khairayeni
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:15:30Z
dc.date.available2019-12-02T02:15:30Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2746
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/75114
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Kuntum Khairayeni Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Usia Balita di Puskesmas Pengambiran Kota Padang Tahun 2015 ix + 67 hal + 9 lampiran ABSTRAK Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Pemenuhan tugas perkembangan anak di suatu tahapan merupakan hal yang sangat penting karena ini akan mempengaruhi perkembangan anak ditahap selanjutnya. Upaya meningkatkan kualitas hidup anak balita diantaranya adalah dengan melakukan pemantauan perkembangan pada anak dengan menggunakan instrumen Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).Hasil pencacatan Dinas Kesehatan Kota Padang pada tahun 2013 pelaksanaan SDIDTK baru mencapai angka 69,3 % dari target yang harus dicapai sebesar 84%. Puskesmas Pegambiran merupakan salah satu Puskesmas yang belum mencapai target dalam menjalankan program SDIDTKyaitusebesar 47,0%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan anak usia balita. Desain penelitian adalah deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Pegambiran Padang bulan Desember sampai Mei tahun 2015. Populasi ibu yang mempunyai anak usia balita berjumlah 220 dan sampel berjumlah 33 responden. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik pengolahan data yaitu editing, coding, entry dan cleaning. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat untuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian yaitu 18,2% ibu yang memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang perkembangan anak usia balita. Terdiri dari 33,3% perkembangan motorik kasar, 27,2% motorik halus, 18,2% bahasa dan 30,3% perkembangan sosial anak usia balita 30,3%. Bagi puskesmas diharapkan mengadakan penyuluhan dan menyediakan informasi mengenai perkembangan anak usia balita, sedangkan bagi profesi keperawatan dapat memberikan asuhan keperawatan dalam perkembangan anak usia balita, dan bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian tentang perkembangan anak usia balita. Daftar bacaan : 25 (2003-2015)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI.KuntumKhairayeni.pdf
dc.subjectPerkembangan - Balita
dc.subjectNONE
dc.titleGambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Usia Balita di Puskesmas Pengambiran Kota Padang Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentix, 76 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Kuntum Khairayeni Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perkembangan Anak Usia Balita di Puskesmas Pengambiran Kota Padang Tahun 2015 ix + 67 hal + 9 lampiran ABSTRAK Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Pemenuhan tugas perkembangan anak di suatu tahapan merupakan hal yang sangat penting karena ini akan mempengaruhi perkembangan anak ditahap selanjutnya. Upaya meningkatkan kualitas hidup anak balita diantaranya adalah dengan melakukan pemantauan perkembangan pada anak dengan menggunakan instrumen Stimulasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK).Hasil pencacatan Dinas Kesehatan Kota Padang pada tahun 2013 pelaksanaan SDIDTK baru mencapai angka 69,3 % dari target yang harus dicapai sebesar 84%. Puskesmas Pegambiran merupakan salah satu Puskesmas yang belum mencapai target dalam menjalankan program SDIDTKyaitusebesar 47,0%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan anak usia balita. Desain penelitian adalah deskriptif yang dilakukan di Puskesmas Pegambiran Padang bulan Desember sampai Mei tahun 2015. Populasi ibu yang mempunyai anak usia balita berjumlah 220 dan sampel berjumlah 33 responden. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik pengolahan data yaitu editing, coding, entry dan cleaning. Analisa data dengan menggunakan analisa univariat untuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian yaitu 18,2% ibu yang memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang perkembangan anak usia balita. Terdiri dari 33,3% perkembangan motorik kasar, 27,2% motorik halus, 18,2% bahasa dan 30,3% perkembangan sosial anak usia balita 30,3%. Bagi puskesmas diharapkan mengadakan penyuluhan dan menyediakan informasi mengenai perkembangan anak usia balita, sedangkan bagi profesi keperawatan dapat memberikan asuhan keperawatan dalam perkembangan anak usia balita, dan bagi peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian tentang perkembangan anak usia balita. Daftar bacaan : 25 (2003-2015)
dc.hasPartKTIKP.1576


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record