Show simple item record

dc.creatorRizky Amelia
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:15:57Z
dc.date.available2019-12-02T02:15:57Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2679
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/75220
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Rizky Amelia Studi Deskriptif Tentang Intensitas Ambien Kebisingan di PT. PLN (Persero) PLTG Pauh Limo Padang Tahun 2015 viii + 32 halaman, 6 tabel, 7 lampiran ABSTRAK Pemakaian mesin-mesin pembangkit energi seperti yang digunakan pada PLTG dan PLTD seringkali menimbulkan kebisingan, baik kebisingan rendah, kebisingan sedang maupun kebisingan tinggi. Dari kegiatan tersebut mempengaruhi alat pendengaran manusia dan dapat menimbulkan ketulian yang berdampak ke masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Intensitas Ambien Kebisingan di PT. PLN (Persero) PLTG Pauh Limo Padang Tahun 2015. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran. Sampel pengukuran adalah intensitas kebisingan yang diambil sebanyak 6 titik. Satu titik pada turbin (unit I dan II) satu titik pada turbin unit III, dua titik pada mesin diesel dan dua titik area sekitar penghalang (pepohonan). Pengukuran intensitas kebisingan dengan alat Sound Level Meter. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskriptif dan tabel, lalu dibandingkan dengan baku mutu tingkat kebisingan. Berdasarkan hasil penelitian dari 6 titik didapatkan bahwa intensitas kebisingan pada 4 titik pada sumber bising sebesar 80,13 dB sampai 90,13 dB. Sedangkan 2 titik yang diukur dari pepohonan sebagai penghalang dengan intensitas kebisingan 61,28 dB sampai 66,40 dB. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk membuat waktu operasional pembangkit disesuaikan dengan standar operasional, kepada operator disarankan untuk selalu memakai alat pelindung diri seperti ear plug atau ear muff, menambah penghalang kebisingan seperti pepohonan di area PLTG. Kata Kunci : Intensitas Kebisingan, Mesin Turbin dan Diesel, Penghalang Kebisingan Pepohonan) Daftar Pustaka : 12 (1996-2014)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+Rizky+Amelia.pdf
dc.subjectIntensitas Kebisingan
dc.subjectNONE
dc.titleStudi Deskriptif Tentang Intensitas Ambien Kebisingan di PT. PLN (Persero) PLTG Pauh Limo Padang Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentviii, 45 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Rizky Amelia Studi Deskriptif Tentang Intensitas Ambien Kebisingan di PT. PLN (Persero) PLTG Pauh Limo Padang Tahun 2015 viii + 32 halaman, 6 tabel, 7 lampiran ABSTRAK Pemakaian mesin-mesin pembangkit energi seperti yang digunakan pada PLTG dan PLTD seringkali menimbulkan kebisingan, baik kebisingan rendah, kebisingan sedang maupun kebisingan tinggi. Dari kegiatan tersebut mempengaruhi alat pendengaran manusia dan dapat menimbulkan ketulian yang berdampak ke masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Intensitas Ambien Kebisingan di PT. PLN (Persero) PLTG Pauh Limo Padang Tahun 2015. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kuantitatif dengan melakukan pengukuran. Sampel pengukuran adalah intensitas kebisingan yang diambil sebanyak 6 titik. Satu titik pada turbin (unit I dan II) satu titik pada turbin unit III, dua titik pada mesin diesel dan dua titik area sekitar penghalang (pepohonan). Pengukuran intensitas kebisingan dengan alat Sound Level Meter. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk deskriptif dan tabel, lalu dibandingkan dengan baku mutu tingkat kebisingan. Berdasarkan hasil penelitian dari 6 titik didapatkan bahwa intensitas kebisingan pada 4 titik pada sumber bising sebesar 80,13 dB sampai 90,13 dB. Sedangkan 2 titik yang diukur dari pepohonan sebagai penghalang dengan intensitas kebisingan 61,28 dB sampai 66,40 dB. Berdasarkan hasil penelitian disarankan untuk membuat waktu operasional pembangkit disesuaikan dengan standar operasional, kepada operator disarankan untuk selalu memakai alat pelindung diri seperti ear plug atau ear muff, menambah penghalang kebisingan seperti pepohonan di area PLTG. Kata Kunci : Intensitas Kebisingan, Mesin Turbin dan Diesel, Penghalang Kebisingan Pepohonan) Daftar Pustaka : 12 (1996-2014)
dc.hasPartKTIKL.1569


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record