Show simple item record

dc.creatorTria Ananda
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:16:02Z
dc.date.available2019-12-02T02:16:02Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2664
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/75235
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Tria Ananda Hubungan Kapasitas Kerja (Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin dan Umur) terhadap Kelelahan Tenaga Kesehatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto Tahun 2015 viii + 60 halaman, 2 gambar, 15 tabel, 14 Lampiran ABSTRAK RSUD Sawahlunto merupakan satu-satunya Rumah Sakit Umum Daerah di Kota Sawahlunto dengan pelayanan kesehatan 24 jam. Pasien berasal dari berbagai daerah tidak hanya dari Sawahlunto. Banyaknya pasien yang datang membutuhkan kinerja tenaga kesehatan yang lebih. Jika tenaga kesehatan mulai merasa lelah dan tetap dipaksa bekerja, kelelahan akan semakin bertambah dapat mengganggu kelancaran pekerjaan serta berdampak buruk kepada tenaga kesehatan yang bersangkutan. Gejala kelelahan yang ditemukan adalah pusing, debar-debar, napas sesak, hilang nafsu makan, gangguan pencernaan, tidak bisa tidur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kapasitas kerja (masa kerja, tingkat pendidikan, jenis kelamin dan umur) terhadap kelelahan kerja tenaga kesehatan di Instalasi Rawat Inap RSUD Sawahlunto tahun 2015. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di Instalasi Rawat Inap RSUD Sawahlunto berjumlah 80 orang. Data kelelahan diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan Kuisioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja modifikasi. Instrumen Penelitian yaitu wawancara menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan jenis penelitian adalah deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada bulan April 2015 diketahui 42 responden yang bekerja di Instalasi rawat Inap RSUD Sawahlunto mengalami kelelahan kerja. Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin (p=0,021). Tidak terdapat hubungan bermakna antara masa kerja (p=0,830), Tingkat pendidikan (p=0,616) dan umur (p=0,204) dengan kelelahan kerja. Diharapkan kelelahan kerja yang dirasakan tenaga kesehatan yang bekerja di Instalasi Rawat Inap dapat dimimalisir, sehingga pelayanan kesehatan di Instalasi Rawat Inap bisa lebih baik lagi. Daftar Pustaka : 27 (1989-2014) Kata kunci : Kapasitas Kerja, Kelelahan, Tenaga Kesehatan
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+Tria+Ananda.pdf
dc.subjectKapasitas Kerja - Kelelahan
dc.subjectNONE
dc.titleHubungan Kapasitas Kerja (Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin dan Umur) terhadap Kelelahan Tenaga Kesehatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentviii, 91 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Juni 2015 Tria Ananda Hubungan Kapasitas Kerja (Masa Kerja, Tingkat Pendidikan, Jenis Kelamin dan Umur) terhadap Kelelahan Tenaga Kesehatan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto Tahun 2015 viii + 60 halaman, 2 gambar, 15 tabel, 14 Lampiran ABSTRAK RSUD Sawahlunto merupakan satu-satunya Rumah Sakit Umum Daerah di Kota Sawahlunto dengan pelayanan kesehatan 24 jam. Pasien berasal dari berbagai daerah tidak hanya dari Sawahlunto. Banyaknya pasien yang datang membutuhkan kinerja tenaga kesehatan yang lebih. Jika tenaga kesehatan mulai merasa lelah dan tetap dipaksa bekerja, kelelahan akan semakin bertambah dapat mengganggu kelancaran pekerjaan serta berdampak buruk kepada tenaga kesehatan yang bersangkutan. Gejala kelelahan yang ditemukan adalah pusing, debar-debar, napas sesak, hilang nafsu makan, gangguan pencernaan, tidak bisa tidur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kapasitas kerja (masa kerja, tingkat pendidikan, jenis kelamin dan umur) terhadap kelelahan kerja tenaga kesehatan di Instalasi Rawat Inap RSUD Sawahlunto tahun 2015. Penelitian ini dilakukan di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawahlunto. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di Instalasi Rawat Inap RSUD Sawahlunto berjumlah 80 orang. Data kelelahan diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan Kuisioner Alat Ukur Perasaan Kelelahan Kerja modifikasi. Instrumen Penelitian yaitu wawancara menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan jenis penelitian adalah deskriptif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada bulan April 2015 diketahui 42 responden yang bekerja di Instalasi rawat Inap RSUD Sawahlunto mengalami kelelahan kerja. Terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin (p=0,021). Tidak terdapat hubungan bermakna antara masa kerja (p=0,830), Tingkat pendidikan (p=0,616) dan umur (p=0,204) dengan kelelahan kerja. Diharapkan kelelahan kerja yang dirasakan tenaga kesehatan yang bekerja di Instalasi Rawat Inap dapat dimimalisir, sehingga pelayanan kesehatan di Instalasi Rawat Inap bisa lebih baik lagi. Daftar Pustaka : 27 (1989-2014) Kata kunci : Kapasitas Kerja, Kelelahan, Tenaga Kesehatan
dc.hasPartKTIKL.1524


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record