Show simple item record

dc.creatorMeiliani Yulisal
dc.date2015
dc.date.accessioned2019-12-02T02:16:05Z
dc.date.available2019-12-02T02:16:05Z
dc.identifierhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/index.php?p=show_detail&id=2657
dc.identifier
dc.identifier
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/75242
dc.descriptionKarya Tulis Ilmiah, Mei 2015 Meiliani Yulisal (121110052) Penerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok Tahun 2015 ix + 36 halaman, 5 tabel, 11 gambar, 8 lampiran ABSTRAK Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. Hal ini yang menyebabkan Air Minum Dalam kemasan (AMDK) banyak di konsumsi. Namun karena harga AMDK yang mahal maka banyak masyarakat yang mencari alternatif baru yang murah yaitu beralih ke Air Minum Isi Ulang (AMIU). Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu mendeskripsikan hygiene sanitasi depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok selama bulan November 2014- Mei 2015. Populasi dalam penelitian sebanyak 14 depot air minum. Data primer di dapatkan dari observasi ke lapangan dengan menggunakan tabel checklist dan data sekunder dari instansi terkait. Hasil dari penelitian adalah depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas KTK dari segi aspek tempat 100 % sudah memenuhi syarat, dari segi aspek peralatan 100 % sudah memenuhi syarat, dari segi aspek penjamah 100 % belum memenuhi syarat. Maka dilihat dari seluruh aspek hygiene sanitasi depot air minum isi ulang 100 % sudah memenuhi syarat. Menurut hasil penelitian menjelaskan bahwa sebagian besar aspek hygiene sanitasi telah memenuhi syarat namun masih ada beberapa aspek yang belum memenuhi syarat. Karena itu, masyarakat di harapkan untuk lebih memperhatikan DAMIU yang menjadi langganan, pihak puskesmas lebih mengawasi, mengontrol dan memberikan penyuluhan kepada DAMIU dan masyarakat, serta pihak DAMIU lebih memperhatikan hygiene sanitasi DAMIU miliknya. Kata kunci : hygiene sanitasi, DAMIU Daftar pustaka 11 (2004 – 2014)
dc.formatText
dc.languageIndonesia
dc.publisherPoliteknik Kesehatan Kemenkes Padang
dc.relationhttp://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id:80/repository/KTI+Meiliani+Yulisal+121110052.pdf
dc.subjectHygiene Sanitasi
dc.subjectNONE
dc.titlePenerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok Tahun 2015
dc.hasVersion
dc.mediumText
dc.extentix, 55 hlm.; 21 x 29 cm
dc.abstractKarya Tulis Ilmiah, Mei 2015 Meiliani Yulisal (121110052) Penerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Wilayah Kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok Tahun 2015 ix + 36 halaman, 5 tabel, 11 gambar, 8 lampiran ABSTRAK Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum. Hal ini yang menyebabkan Air Minum Dalam kemasan (AMDK) banyak di konsumsi. Namun karena harga AMDK yang mahal maka banyak masyarakat yang mencari alternatif baru yang murah yaitu beralih ke Air Minum Isi Ulang (AMIU). Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu mendeskripsikan hygiene sanitasi depot air minum isi ulang di wilayah kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kampai Tabu Karambia, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok selama bulan November 2014- Mei 2015. Populasi dalam penelitian sebanyak 14 depot air minum. Data primer di dapatkan dari observasi ke lapangan dengan menggunakan tabel checklist dan data sekunder dari instansi terkait. Hasil dari penelitian adalah depot air minum isi ulang di wilayah kerja puskesmas KTK dari segi aspek tempat 100 % sudah memenuhi syarat, dari segi aspek peralatan 100 % sudah memenuhi syarat, dari segi aspek penjamah 100 % belum memenuhi syarat. Maka dilihat dari seluruh aspek hygiene sanitasi depot air minum isi ulang 100 % sudah memenuhi syarat. Menurut hasil penelitian menjelaskan bahwa sebagian besar aspek hygiene sanitasi telah memenuhi syarat namun masih ada beberapa aspek yang belum memenuhi syarat. Karena itu, masyarakat di harapkan untuk lebih memperhatikan DAMIU yang menjadi langganan, pihak puskesmas lebih mengawasi, mengontrol dan memberikan penyuluhan kepada DAMIU dan masyarakat, serta pihak DAMIU lebih memperhatikan hygiene sanitasi DAMIU miliknya. Kata kunci : hygiene sanitasi, DAMIU Daftar pustaka 11 (2004 – 2014)
dc.hasPartKTIKL.1538


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record