Show simple item record

dc.creatorENDRA GUNAWAN (RPL A)
dc.date
dc.date.accessioned2019-12-02T04:55:40Z
dc.date.available2019-12-02T04:55:40Z
dc.identifierhttp://portal-lib.poltekkesjakarta1.ac.id/etd/index.php?p=show_detail&id=1100
dc.identifierhttp://portal-lib.poltekkesjakarta1.ac.id/etd/lib/phpthumb/phpThumb.php?src=../../images/docs/endra_gunawan_(2).jpg.jpg
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/xmlui/handle/123456789/78698
dc.descriptionKaries gigi merupakan penyakit gigi dan mulut yang paling banyak ditemukan di masyarakat baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Indikator angka pengalaman karies adalah DMF-T. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengalaman karies gigi pada siswa Pusdiklat Jemen Badiklat Kemhan Pangkalan Jati Pondok Labu. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 120 siswa yang diperoleh dengan metode total sampling. Hasil penelitian memperlihatkan angka DMF-T adalah 366 dengan D (Decay) 120, M (Missing) 63, dan F (Filling) 183, dengan indeks rata-rata DMF-T 3,05 yang masuk dalam kriteria sedang (WHO). Berdasarkan jenis kelamin, didapatkan rata-rata DMF-T pada siswa laki-laki adalah 3,1 (sedang) dan perempuan 3,0 (sedang). DMF-T rata-rata pada umur 25-34 tahun dan 35-44 tahun adalah 4,0 dengan kriteria sedang, sedangkan pada umur 45-54 tahun mempunyai DMF-T 2,5 dengan kriteria rendah. Berdasarkan pendidikan didapatkan angka DMF-T pada tingkat SMA, D3 dan S1 dengan kriteria sedang, dan pada pendidikan tingkat S2 didapatkan angka DMF-T 2,74 dengan kriteria rendah. Berdasarkan kepangkatan didapatkan rata-rata DMF-T 2,9 (sedang) pada pangkat kolonel, 2,8 (sedang) pada pangkat letkol 3,0 (sedang) pada pangkat mayor, 3,4 (sedang) pada pangkat kapten dan 3,6 (sedang) pada pangkat Lettu. Dapat disimpulkan bahwa angka pengalaman karies gigi pada siswa Pusdiklat Jemen Badiklat Kemhan berada pada kategori sedang, DMF-T pada siswa laki-laki lebih tinggi bila dibandingkan siswa perempuan, DMF-T pada kelompok umur 45-54 lebih rendah daripada kelompok umur 25-34 dan 35-44, DMF-T pada siswa dengan pendidikan S2 paling rendah bila dibandingkan dengan siswa dengan pendidikan SMA, D3, S1. Disarankan pada siswa agar selalu memeriksakan giginya enam bulan sekali ke dokter gigi untuk deteksi dini adanya karies, dan melakukan perawatan pada gigi yang sudah berlubang atau harus dicabut.
dc.format
dc.languageid
dc.publisherJurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta I
dc.subjectDMF-T, siswa Pusdiklat Jemen Badiklat Kemhan
dc.subjectKG 017 2019
dc.titleGAMBARAN PENGALAMAN KARIES GIGI PADA SISWA PUSDIKLAT JEMEN BADIKLAT KEMHAN PANGKALAN JATI PONDOK LABU JAKARTA SELATAN TAHUN 2019


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record