Show simple item record

dc.contributoren-US
dc.creatorFaatih, Mukhlissul; Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber-Daya dan Pelayanan Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.creatorSariadji, Kambang; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.creatorSusanti, Ida; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.creatorPutri, Ratih Rinendya; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.creatorDany, Frans; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.creatorNikmah, Ully Alfi; Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Badan Litbangkes, Kemenkes RI
dc.date2017-12-19
dc.date.accessioned2019-12-16T06:31:17Z
dc.date.available2019-12-16T06:31:17Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jpppk/article/view/8046
dc.identifier10.22435/jpppk.v1i1.8046
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/79981
dc.descriptionMenurut RIFASKES 2011, secara nasional, persentase Puskesmas yang mempunyai Hb Sahli adalah 46,3%, sisanya tidak mempunyai atau menggunakan alat pengukur hemoglobin lainnya. Persentase Puskesmas yang memiliki Hb Sahli dan digunakan pada pelayanan KIA adalah sebanyak 37,7% namun belum dapat dikonfirmasi dengan akurat berapa banyak penggunaan alat pengukur Hb POCT di fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia.Tujuan studi ini untuk mendapatkan gambaran kelayakan pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode Hb Sahli, POCT hemoglobin atau metode lainnya yang sesuai di fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas, Polindes dan Pustu.Desain studi ini adalah deskriptif kualitatif dengan konfirmasi data melalui wawancara dengan tenaga kesehatan bidan di lapangan, Pustu, Polindes dan Puskesmas terpilih di Kabupaten Bantul, Bogor, dan Kota Pangkalpinang. Studi ini juga melakukan studi literatur, baik dari buku, jurnal, artikel internet dan peraturan perundang-undangan yang terkait dengan penggunaan alat pemeriksa hemoglobin.Hasil studi ini menunjukkan bahwa di Puskesmas yang diwawancara, umumnya menyediakan alat pemeriksa Hb Hematology Analyzer (HA), Cyanmeth Spectrofotometer dan Hb Sahli. Meskipun metode HA gratis, tetapi hanya dilakukan pada kasus-kasus tertentu saja. Metode spektrofotometer digunakan di Puskesmas sepanjang bahan habis pakai untuk pemeriksaan masih tersedia. Umumnya Puskesmas menggunakan metode Sahli, dan kalaupun menggunakan metode lain, akan kembali menggunakan Sahli, karena metode lain tidak dapat digunakaan dengan berbagai alasan dan kendala di Puskesmas. Pada Puskesmas Pembantu dan Polindes umumnya pemeriksaan Hb dirujuk ke Puskesmas pusat/induk (kecamatan) dan tidak ada ‘laboratorium’ pembantu di Pustu/Polindes/Poskesdes.Kata kunci: alat pengukur hemoglobinen-US
dc.formatapplication/pdf
dc.languageen
dc.publisherPusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatanen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jounal of Health Service Research and Deveplopment, and Center for Health Resources and Service Research and Development as publisher of the journal. Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Jounal of Health Service Research and Deveplopment, and Center for Health Resources and Service Research and Development. Jounal of Health Service Research and Deveplopment, and Center for Health Resources and Service Research and Development, the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceJurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan; Vol 1, No 1 (2017); 32-39en-US
dc.titlePenggunaan Alat Pengukur Hemoglobin di Puskesmas, Polindes dan Pustuen-US
dc.typePeer-reviewed Articleen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record