Show simple item record

dc.contributorBADAN LITBANGKES KEMENKESid-ID
dc.creatorNio, Oey Kam
dc.creatorHong, Lie Goan
dc.creatorHerlinda, J.
dc.creatorSihombing, G. Nainggolan
dc.creatorAminah, Risnawati
dc.creatorSumardi, Sumardi
dc.date2012-09-07
dc.date.accessioned2019-12-16T09:27:19Z
dc.date.available2019-12-16T09:27:19Z
dc.identifierhttp://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/BPK/article/view/323
dc.identifier10.22435/bpk.v9i1 Mar.323.
dc.identifier.urihttp://r2kn.litbang.kemkes.go.id:8080/handle/123456789/80235
dc.descriptionBiji saga (Adenanthera pavonina Linn), tergolong Leguminosae, dilaporkan dimakan oleh sego­longan penduduk antara lain di daerah Pati (Jawa Tengah), sebagai makanan selingan "snack ". Penelitian menunjukkan bahwa kadar protein dan kwalita* protein biji saga terkupas hampir sama dengan protein biji kedelai. Kulit luar dan dalam biji saga merupakan kira-kira 55 % dari berat kotor, berbeda dengan kacang kedelai dengan angka antara 20 - 25 %. Percobaan dengan anak tikus putih muda yang diberikan makanan mengandung biji saga menun­jukkan adanya suatu "toxic factor". Berbeda dengan "toxic factor" yang juga ada pada kacang-kacangan lain, seperti kacang kedelai, "toxic factor" biji saga tidak dapat dihilangkan dengan perebusan dalam air selama l'/> jam. Keterangan lebih banyak mengenai sifat toxin ini belum diperoleh. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan cara sederhana untuk menghilangkan zat toksik tersebut bila biji saga akan dipertimbangkan sebagai makanan manusia di pedesaan.id-ID
dc.formatapplication/pdf
dc.languageid
dc.publisherBadan Penelitian dan Pengembangan Kesehatanen-US
dc.rightsThe Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development) as publisher of the journal.Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , will be allowed only with a written permission from Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development).Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research) and Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (National Institute of Health Research and Development), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal.
dc.sourceBuletin Penelitian Kesehatan; Vol 9, No 1 Mar (1981)en-US
dc.subjectHealth; Kesehatanid-ID
dc.subjectBiji Saga; Toxic; Anti-Nutritiveid-ID
dc.subjectid-ID
dc.titleAN UNKNOWN TOXIC (OR ANTI-NUTRITIVE) SUBSTANCE IN THE SAGA-BEANid-ID
dc.typeid-ID
dc.typeen-US


Files in this item

FilesSizeFormatView

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record